BINJAI — Jajaran DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Binjai periode 2026–2031 menyambangi Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Binjai, Jumat (11/9/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPD IPK Kota Binjai, Deni Iskandar Sembiring, didampingi Sekretaris DPD Dhan Nugraha, S.Sos., Bendahara Josua Panggabean, S.Kom., Wakil Ketua I Surya Dharma, Wakil Ketua II Ahmad Hendra, Ketua Satgas Fahrezi Fadillah, SH., serta Ketua Sapma Rega Hakim, SH.
Kehadiran jajaran lengkap kepengurusan baru itu disambut positif Kepala Kesbangpol Kota Binjai, Drs. Ruslianto, M.Pd.
Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Ada pesan yang cukup jelas: organisasi kepemudaan tidak cukup hanya memiliki struktur lengkap dan atribut organisasi, tetapi harus mampu menerjemahkan keberadaannya ke dalam kerja nyata di tengah masyarakat.
Pasalnya, masyarakat tentu tidak membutuhkan organisasi yang hanya terlihat ramai saat pelantikan, audiensi ataupun seremoni. Masyarakat membutuhkan kehadiran organisasi ketika persoalan sosial muncul, ketika kader membutuhkan perhatian dan ketika suara masyarakat membutuhkan wadah untuk disampaikan secara bijak dan terukur.
Kepemimpinan Deni Iskandar Sembiring bersama jajaran harus mampu menjadikan konsolidasi organisasi sebagai langkah awal menuju program yang benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat.
Kepala Kesbangpol Kota Binjai, Drs. Ruslianto, M.Pd., menyambut baik kunjungan jajaran DPD IPK Kota Binjai tersebut.
Menurutnya, organisasi kepemudaan mempunyai posisi strategis dalam menjaga persatuan, kondusivitas daerah serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran dan silaturahmi jajaran DPD IPK Kota Binjai. Organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, kondusivitas serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Ruslianto.
Pesan itu menjadi penting. Sebab sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan idealnya tidak berhenti pada agenda pertemuan.
Sinergi harus diarahkan pada program yang jelas, terukur dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Pemerintah membutuhkan mitra sosial. Organisasi kepemudaan membutuhkan ruang untuk berkontribusi. Sedangkan masyarakat menunggu hasil nyata dari komunikasi dan kolaborasi tersebut.
Ketua DPD IPK Kota Binjai, Deni Iskandar Sembiring, menegaskan kepengurusan periode 2026–2031 siap membangun komunikasi dan sinergitas dengan pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat.
“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dalam hal-hal positif demi kepentingan masyarakat Kota Binjai. IPK harus hadir sebagai organisasi yang peduli terhadap kader dan masyarakat serta bijak dalam setiap langkah organisasi,” tegas Deni.
Di sinilah publik akan menunggu gebrakan DPD IPK Kota Binjai di bawah kepemimpinan Deni Iskandar Sembiring. Sebab, peduli terhadap kader tidak cukup hanya menjadi slogan. Begitu juga kepedulian terhadap masyarakat tidak boleh berhenti sebatas narasi dalam setiap agenda organisasi.
Kader membutuhkan ruang untuk berkembang, pembinaan serta perhatian organisasi. Sementara masyarakat membutuhkan kehadiran yang dapat dirasakan secara langsung.
Kepengurusan baru tentu membawa harapan baru. Pergantian struktur seharusnya bukan sekadar perubahan nama dan posisi dalam susunan organisasi. Lebih jauh, harus ada perubahan arah dan pola kerja yang dapat dirasakan kader maupun masyarakat.
Organisasi yang kuat justru adalah organisasi yang mampu merawat kader dan membangun jaringan kepada seluruh elemen serta menyampaikan aspirasi masyarakat, sekaligus menjaga ketertiban dan kondusivitas daerah.(wan)