Suaraakademis.com.|Binjai – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Binjai menggelar Training Center (TC) tahap ketiga bagi calon peserta Jambore Daerah Sumatera Utara Tahun 2026, Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang dikemas dalam rangkaian penjelajahan ini bertujuan memantapkan keterampilan teknis kepramukaan sekaligus mematangkan kesiapan mental dan fisik peserta menghadapi ajang pertemuan besar pramuka tingkat provinsi mendatang.
Kegiatan dibuka di halaman Kantor Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Binjai dengan semangat yang tinggi. Seluruh peserta terlebih dahulu melantunkan yel-yel regu sebagai bentuk penyemangat, sebelum dilepas secara bergelombang dengan jeda waktu sekitar lima menit per kelompok. Pembagian keberangkatan ini diterapkan untuk menjaga ketertiban, menghindari kepadatan, dan memastikan setiap regu dapat mengikuti rangkaian materi dengan fokus.
Selama perjalanan penjelajahan, setiap peserta diwajibkan membawa perlengkapan mandiri, meliputi air minum, bekal makan siang, serta tali pandu sebagai alat utama untuk praktik di setiap pos pemeriksaan dan pembinaan.
Pada Pos 1 yang berlokasi di kawasan sebelum Titian Baru, peserta dibimbing oleh Iswandi, Surya, M. Rivai, Suhana, Chairumi, dan Nety. Materi yang disampaikan meliputi pemantapan yel-yel regu serta keterampilan pionering dan tali-temali. Peserta diuji kemampuannya membuat berbagai jenis simpul dasar, seperti simpul mati, simpul hidup, simpul pangkal, simpul jangkar, hingga simpul anyam yang kemudian diaplikasikan secara nyata dalam pembuatan tiang bendera dan jemuran sederhana.
Berpindah ke Pos 2 di lapangan sebelah area pemakaman, tim pembina yang terdiri dari Fadly, Anuwar, Ana, Ika, Marliana, dan Ayu memberikan materi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Peserta diajak mengenal jenis obat-obatan dasar dan cara menangani luka ringan dengan tepat. Tak hanya keterampilan teknis, di pos ini juga disisipkan pembinaan karakter spiritual melalui hafalan doa-doa harian dan penguatan nilai keagamaan.
Sementara di Pos 3 yang berada di kawasan Mis Doa, Adi, Daan, Yesi, Ani, Ulfa, dan Lida menguji kemampuan navigasi peserta. Materi yang diberikan meliputi cara membaca tanda jejak dan peta pita, diselingi penampilan yel-yel regu serta permainan edukatif. Permainan tersebut dirancang khusus untuk melatih kerja sama tim, kekompakan, dan komunikasi antaranggota regu.
Rangkaian penjelajahan yang dimulai dari Kantor Kwarcab Binjai dan berakhir di kawasan Pujasera berlangsung dalam situasi tertib, aman, dan lancar. Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti setiap tantangan dan materi yang disampaikan di ketiga pos.
Ketua pelaksana kegiatan menegaskan bahwa TC tahap ketiga ini merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pembinaan berkelanjutan. “Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengasah keterampilan teknis kepramukaan, tetapi juga membentuk karakter peserta agar menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, tangguh, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat,” ujarnya.
Di titik akhir kegiatan, tim penerima yang dipimpin M. Syahfitri, M. Rifki, dan M. Ilham memastikan seluruh regu tiba dengan selamat dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Dengan terselenggaranya TC secara bertahap dan terstruktur ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Binjai optimis dapat melahirkan peserta terbaik yang siap mewakili daerah. Diharapkan para utusan Binjai dapat tampil maksimal dan membawa nama baik Kota Binjai pada Jambore Daerah Sumatera Utara 2026 mendatang.(Redaksi)
