Suaraakademis.com.|Banten –Menanggapi sorotan publik terhadap pelaksanaan program revitalisasi SDN Pancaran 1, Kecamatan Munjul, dengan nilai anggaran Rp1.040.073.647, Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Dodi, menyampaikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan seluruh proses dari perencanaan hingga pelaksanaan telah berjalan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku.
Pembentukan Panitia: Hasil Musyawarah, Bukan Sepihak
Dodi menjelaskan bahwa struktur kepanitiaan tidak ditentukan sendiri, melainkan disepakati bersama:
“Penunjukan saya sebagai Ketua P2SP tidak terjadi sendiri. Kami bermusyawarah bersama pihak sekolah, komite, dan perwakilan wali murid. Hasilnya dituangkan dalam berita acara lengkap dengan daftar hadir. Dokumen pembentukan tersimpan rapi dan siap ditunjukkan kepada siapa pun yang berwenang memeriksanya.”
“Meski saya juga di komite, ini tidak melanggar aturan selama prosesnya transparan dan terdokumentasi dan kami sudah melakukannya sejak awal,” tambahnya.
Keselamatan Kerja: Terus Diperbaiki, Keselamatan Prioritas Utama
Merespons kekhawatiran masyarakat terkait penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi proyek, Dodi menyampaikan:
“Keselamatan adalah prioritas utama. Pekerja wajib menggunakan helm, sepatu, dan sarung tangan. Area berbahaya sudah dipasang pita peringatan dan pembatas. Kami juga mengatur jam kerja agar tidak berdekatan dengan jam pelajaran siswa.”
Ia jujur mengakui belum semua sempurna setiap saat, namun berkomitmen:
“Jika ada yang kurang, kami perbaiki segera. Penerapan K3 kami tingkatkan secara bertahap. Yang terpenting: keselamatan anak-anak, guru, dan pekerja tidak pernah kami abaikan.”
Pengelolaan Dana: Setiap Rupiah Dicatat, Siap Dipertanggungjawabkan
Terkait pengelolaan dana lebih dari Rp1 miliar, Dodi menegaskan transparansi keuangan:
“Uang ini bukan milik pribadi. Setiap rupiah dicatat, setiap pembayaran ada nota, dan setiap kemajuan difoto. Laporan pertanggungjawaban disusun bertahap sesuai ketentuan dan akan diserahkan tepat waktu kepada instansi terkait. Tidak ada yang ditutupi.”
Terbuka untuk Peninjauan: “Silakan Datang, Lihat Langsung”
Ketua P2SP menyambut baik perhatian dari berbagai pihak, termasuk GWI dan GPM Pandeglang, dan justru mengundang pengawasan:
“Kami tidak menutup diri. Justru kami mengundang dinas pendidikan, inspektorat, lembaga pemantau, maupun warga untuk datang ke lapangan. Periksa dokumennya, lihat pekerjaannya, tanyakan prosesnya. Jika ada yang kurang, kami perbaiki. Jika sudah benar, kami harap juga diakui secara terbuka.”
“Tujuan kami satu: membangun sekolah yang layak untuk anak-anak SDN Pancaran 1. Mari kita dukung sekaligus awasi dengan cara yang baik, teratur, dan berdasarkan fakta di lapangan,” tegas Dodi menutup penjelasannya.
Catatan Redaksi: Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang memiliki informasi berbeda maupun temuan di lapangan untuk menyampaikan penjelasan. Prinsip jurnalistik: fakta utuh, kedua belah pihak didengar, dan kebenaran menjadi tujuan utama.
Samsul Daeng Pasomba (PPWI)
Sumber: Konfirmasi Langsung Ketua P2SP SDN Pancaran 1
Dipublikasikan: 19 September 2026