Progres Capai 43 Persen, Diharapkan Segera Lancarkan Mobilitas Warga
Suaraakademis.com.|Kabupaten Nias Utara, Jembatan Modular Bantuan Presiden Mulai Menampakkan Hasil– Program Karya Bakti TNI di wilayah binaan Koramil 07/Alasa, Kodim 0213/Nias, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pembangunan jembatan modular bantuan Presiden Prabowo Subianto yang berlokasi di Desa Gunung Tua, Kecamatan Tugala Oyo, Kabupaten Nias Utara, tepatnya melintasi Sungai Bawoni, kini mulai menampakkan wujudnya dengan progres pekerjaan mencapai 43 persen per Kamis (4/6/2026).
Di lokasi proyek, personel gabungan TNI bersama warga setempat terus bekerja bahu-membahu menyelesaikan tahapan konstruksi. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan mal abutmen di sisi tepi sungai bagian luar. Tahapan ini merupakan bagian krusial dalam menyiapkan fondasi dan struktur utama sebelum dilanjutkan ke proses pengecoran.
Jembatan yang direncanakan memiliki panjang 24 meter ini dibangun dengan tujuan utama meningkatkan konektivitas wilayah serta memperlancar mobilitas warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi. Seluruh rangkaian pekerjaan dijalankan secara optimal dengan melibatkan berbagai unsur guna memastikan target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pembangunan ini melibatkan kekuatan gabungan dari sejumlah satuan TNI, antara lain Koramil 07/Alasa, Yon TP 906/Senalenggam, Yon TP 908/Gajah Dompak, Yon TP 905/Tuan Syah, serta Yonzipur I/DD. Kehadiran mereka didukung penuh oleh semangat gotong royong masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi aktif mempercepat proses pembangunan.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menyatakan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat segera rampung tepat waktu, sehingga segera dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh warga untuk memperlancar aktivitas sehari-hari, perdagangan, dan akses pelayanan publik,” ujar Kolonel Sandy.
Sumber: Pendam I/Bukit Barisan
