Suaraakademis.com | Kayuagung — Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Ogan Komering Ilir sekaligus Koordinator PPWI Sumatera Selatan, M. Abbas Umar, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan tegas. Ia meminta Polres OKI membuktikan kinerja nyata, bukan hanya seremonial.
“Selamat Hari Bhayangkara. Semoga Polri semakin profesional dan menjaga kepercayaan rakyat. Namun, di momen refleksi ini, kami berharap Polres OKI segera menuntaskan berbagai kasus yang masih menjadi tanda tanya masyarakat,” ujar Abbas di Kayuagung, Rabu (1/7/2026).
Ia secara khusus menyoroti tiga persoalan utama yang belum terungkap secara transparan:
– Dugaan kasus korupsi di lingkungan pemerintahan daerah
– Kepemilikan dan peredaran senjata api ilegal
– Konflik lahan perkebunan yang kerap memicu kekerasan dan korban jiwa
Menurut Abbas, Hari Bhayangkara seharusnya menjadi titik balik untuk menunjukkan ketegasan penegakan hukum. Kasus yang berlarut-larut hanya menimbulkan persepsi bahwa penanganan dilakukan setengah hati.
“Kepercayaan tidak dibangun dari pidato atau baliho, tapi dari keadilan yang terasa. Kami siap menjadi mitra konstruktif, tapi juga akan terus mengawal agar hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Polres OKI untuk tetap menjaga netralitas dan profesionalitas, terutama di wilayah rawan konflik seperti lahan perkebunan dan kawasan perairan.
“Kami bangga dengan Polri, tapi kami ingin melihat Polri yang berani membongkar kasus yang mengganjal di hati masyarakat,” pungkasnya.
(Jul PPWI / Tim Redaksi)
