Suaraakademis.com | kabupaten Mamasa — Situasi semakin memanas pasca pertemuan antara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Eva Yuslianti, dengan Kepala Perwakilan SuaraAkademis.com Sulawesi Barat, Ayu Lestari Silo, pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 13.30 WIB. Pertemuan itu menyusul pemberitaan yang mengungkap dugaan penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi: pupuk ditebus di UD Mamasa lewat dokumen diragukan keasliannya, lalu dibawa keluar wilayah menuju Mamuju Tengah.
Aktivis: Pengawasan Lemah, Ada Intimidasi & Penyuapan
Salah satu aktivis Mamasa, Roni atau akrab disapa Revanis RDD, angkat bicara menanggapi pernyataan Dinas Pertanian yang menyebut temuan di lapangan “mengada-ada”.
“Apapun alasannya, pengawasan Dinas sudah terbukti sangat lemah. Mereka seharusnya kreatif mengawasi, bukan malah melakukan intimidasi bahkan diduga menyuap wartawan agar mengubah pemberitaan,” tegas Roni dengan nada tegas.
Ia menegaskan bukti pengangkutan pupuk keluar daerah sudah jelas, disertai rekaman pengakuan sopir dan keterangan pihak terkait.
Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar
Merespons sikap Dinas, Roni menyatakan pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi besar di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa. Tuntutan utama:
– Mempertanyakan dugaan penyalahgunaan pupuk bersubsidi di UD Mamasa
– Menuntut transparansi anggaran Dinas Pertanian Tahun Anggaran 2026
Desakan Evaluasi & Pemeriksaan Hukum
Aktivis mendesak Bupati Mamasa segera melakukan evaluasi kinerja dan mencopot Kepala Dinas Pertanian yang dinilai gagal menjalankan tugas pokok pengawasan.
Pihaknya juga meminta aparat penegak hukum segera mengaudit seluruh anggaran dan penyaluran pupuk, agar jelas penggunaannya dan terbuka untuk publik.
Catatan: Berdasarkan perkiraan, alokasi pupuk 2026 bernilai sekitar Rp12,5–14 miliar; setiap ton yang dibawa keluar daerah diduga merugikan negara Rp2,8–3,2 juta.
Keterangan Foto:

1. Suasana pertemuan antara Kepala Dinas Pertanian Eva Yuslianti bersama jajarannya dengan tim media SuaraAkademis.com di ruang kerja Kadis, Selasa (30/6/2026).
2. Tampak depan Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, tempat pertemuan berlangsung dan menjadi lokasi yang akan didatangi massa aksi.(Ayu)
