Oleh: Novita Sari Yahya
Sebuah kabar gembira datang dari seberang benua. Karya tulis saya, “The Meaning of Every Emotion”, kini tengah dipertimbangkan untuk diterbitkan dan dipromosikan di kancah internasional, menjangkau pembaca di kawasan Eropa dan Amerika. Kabar ini bukan sekadar pencapaian pribadi ini adalah bukti bahwa suara sastra Indonesia mampu bergema di panggung dunia.
Surat yang Datang dari Jauh
Saat ini saya masih dengan teliti mempelajari seluruh usulan penerbitan, kontrak, hak cipta, biaya, serta sistem royalti yang ditawarkan. Saya tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan. Namun, terlepas dari keputusan apa pun yang kelak saya ambil, saya melihat ini sebagai sebuah langkah positif yang luar biasa.
Berikut isi pesan yang saya terima dari pihak penerbit:
“Yth. Novita Sari Yahya,
Kami telah membaca karya Anda dengan saksama. Karya Anda memberikan kesan yang sangat positif dan telah siap untuk dimasukkan ke dalam program penerbitan dan promosi kami bagi penulis yang sedang berkembang.
Kami menemukan bahwa puisi-puisi Anda memadukan nuansa liris dan naratif yang orisinal. Teks-teks Anda seolah menceritakan kisah melalui fragmen-fragmen, memberi ruang bagi pembaca untuk melengkapi maknanya sendiri. Keterbukaan makna ini, dengan gaya bahasa yang jelas dan menarik, menciptakan pengalaman membaca yang kaya dan berlapis.
Perspektif Anda melihat kehidupan secara mendalam dan mengajak pembaca menemukan makna baru dalam hal-hal sehari-hari. Kami berharap dapat menyambut Anda sebagai salah satu penulis kami.”
Bukan Tentang Saya, Tapi Tentang Kita
Bagi saya, apresiasi ini bukan sekadar soal nama yang terbit di luar negeri. Harapan saya lebih luas: agar semakin banyak karya sastra Indonesia yang hadir di rak-rak buku dunia, memperkenalkan cara pandang, pengalaman hidup, dan kekayaan budaya kita kepada masyarakat global.
Saya sengaja tidak menyebutkan nama penerbit, alamat, maupun identitas pengirim. Bukan tanpa alasan karena karya tetap yang utama. Bukan seberapa besar panggung yang kita dapatkan, tetapi sejauh mana karya mampu berjalan sendiri, menemukan pembacanya, dan meninggalkan makna yang abadi di hati setiap orang yang membacanya.
Semoga langkah kecil ini menjadi pintu terbuka bagi karya-karya sastra Indonesia lainnya untuk melangkah lebih jauh, melintasi batas negara, dan berbicara langsung kepada hati manusia di mana pun mereka berada.
Novita Sari Yahya
Penulis “The Meaning of Every Emotion”