Oplus_131072
Momen Pengambilan Sumpah OA PERADAN; Paulus Peringatan Gulo: Ini Awal Pengabdian Sejati Menegakkan Keadilan
Suaraakademis.com.|Medan — Sebuah perjalanan panjang pendidikan, ujian, dan pembinaan akhirnya membuahkan hasil. Rabu (12/8) esok, sejumlah calon advokat dari Organisasi Advokat (OA) PERADAN resmi mengucapkan sumpah profesi di hadapan Pengadilan Tinggi Medan. Momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan tanda dimulainya amanah besar sebagai penegak hukum yang mulia.
Menjadi seorang advokat bukanlah perkara mudah. Lewat serangkaian tahapan mulai dari PKPA, Ujian Profesi Advokat, masa magang, hingga pengangkatan resmi, setiap langkah ditempa untuk membentuk pribadi yang tak hanya cerdas secara hukum, tetapi juga teguh memegang prinsip kejujuran, keberanian, dan kemandirian.
JANJI DAN AMANAH YANG DIUCAPKAN
Ketua Umum PERADAN Sumatera Utara, Adv. Paulus Peringatan Gulo, S.H., M.H., CMd, Cvapol, CNeg, CPC, menyambut momen ini dengan rasa bangga sekaligus harapan besar.
“Saya ucapkan selamat dan sukses. Ketahuilah, hari ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjuangan yang sesungguhnya. Profesi advokat adalah officium nobile — profesi yang mulia. Mulianya terjaga jika kita berani karena benar, bukan karena kuasa.”
Ia mengingatkan bahwa tugas advokat bukan hanya sekadar membela kepentingan klien, melainkan memegang teguh amanah menegakkan hukum, kebenaran, dan keadilan bagi seluruh rakyat.
JAGA INTEGRITAS, JANGAN PERNAH MENGGADAJKANNYA
Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat dan Kode Etik Advokat Indonesia, setiap advokat wajib menjaga kemandirian profesi, kerahasiaan, serta menjauhkan diri dari segala praktik yang mencederai martabat hukum.
“Semakin tinggi posisi kita, semakin berat tanggung jawab moral yang dipikul. Jadilah bagian dari solusi, bukan bagian yang merusak tatanan hukum ini. Jangan pernah tukar kehormatan profesi dengan keuntungan sesaat,” pesan Paulus Peringatan Gulo dengan tegas.
Seluruh jajaran OA PERADAN berkomitmen terus mendampingi dan membina anggotanya agar senantiasa berada di jalur etika dan hukum yang benar.
Selamat mengabdi, selamat berjuang. Semoga setiap langkah kalian kelak menjadi bukti nyata bahwa hukum benar-benar berpihak pada keadilan.(Redaksi)
