Komite DOB PUS Gelar Pertemuan Strategis dengan Pimpinan DPRD Sulbar, Raker Akhir Agustus 2026 Jadi Tolak Ukur!
Suaraakademis.com.|Mamuju, Sulawesi Barat — Perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Pitu Ulunna Salu (PUS) semakin menguat dan terarah. Pasca sukses menggelar Rapat Akbar dan membentuk Komite Percepatan Pemekaran DOB Pitu Ulunna Salu, para penggerak perjuangan kini memperkuat konsolidasi dengan berbagai pihak strategis, termasuk jajaran pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat.
Langkah nyata ini ditandai dengan pertemuan resmi Komite DOB PUS bersama Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Barat, Munandar Wijaya S. Ip., M.Ap. di ruang kerja Pimpinan DPRD Sulbar. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat, mengingat adanya ikatan historis dan kultural yang kuat antara masyarakat Pitu Ulunna Salu dengan pimpinan DPRD Sulbar yang juga memiliki garis keturunan PUS. Namun di balik silaturahmi tersebut, diskusi berjalan mendalam dan strategis demi memperkokoh fondasi perjuangan pemekaran daerah yang telah lama menjadi aspirasi masyarakat kawasan Pitu Ulunna Salu.
DUKUNGAN PIMPINAN DPRD SULBAR: PERJUANGAN HARUS BERDASARKAN HUKUM & DATA KUAT!
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Komite DOB Pitu Ulunna Salu, Dr. Syahril, menyampaikan bahwa salah satu agenda krusial yang tengah dipersiapkan adalah pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) pada akhir Agustus 2026. Raker tersebut akan menjadi forum konsolidasi utama untuk menyusun langkah organisasi, memperkuat koordinasi antarwilayah, serta merumuskan strategi perjuangan menuju tahapan ke tingkat nasional.
“Kami meminta pandangan, masukan, serta dukungan moral dan politik agar perjuangan ini berjalan pada jalur yang benar, sesuai dengan mekanisme konstitusi dan peraturan yang berlaku. Perjuangan ini bukan sekadar keinginan, melainkan aspirasi masyarakat yang harus disampaikan dengan dasar yang kuat,” ujar Dr. Syahril di hadapan Wakil Ketua II DPRD Sulbar.
Pihak DPRD Sulawesi Barat yang diwakili Munandar Wijaya S. Ip., M.Ap., memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang ditempuh Komite DOB PUS, dengan penekanan agar setiap tahapan perjuangan dilakukan secara tertib, berbasis data, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
KAJIAN AKADEMIK: DOKUMEN KUNCI MENUJU PEMERINTAH PUSAT!
Selain persiapan Raker, Komite DOB PUS juga tengah menuntaskan penyusunan Kajian Akademik yang menjadi dokumen fundamental dan syarat mutlak menuju pengajuan ke Pemerintah Pusat. Dokumen ini akan menggambarkan kesiapan wilayah secara menyeluruh, mencakup:
– Potensi Sumber Daya Alam & Ekonomi Daerah
– Kondisi Sosial Masyarakat & Kesiapan SDM
– Sejarah, Budaya, & Identitas Kearifan Lokal
– Kemampuan Fiskal & Potensi Pendapatan Asli Daerah
– Kebutuhan & Peningkatan Pelayanan Publik
“Dokumen kajian akademik ini akan menjadi salah satu instrumen utama perjuangan yang akan kami bawa ke Jakarta. Kami ingin perjuangan DOB Pitu Ulunna Salu memiliki dasar yang kuat, berbasis data nyata, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Bukan sekadar tuntutan, melainkan bukti kesiapan yang utuh!” — tegas Dr. Syahril, Ketua Komite DOB PUS.
PITU ULUNNA SALU: WILAYAH ADAT YANG LAYAK MENJADI DAERAH OTONOMI BARU!
Pitu Ulunna Salu merupakan kawasan yang memiliki sejarah panjang sebagai wilayah adat dan pusat peradaban masyarakat Sulawesi Barat. Aspirasi pembentukan DOB ini dinilai sebagai langkah strategis untuk:
– Mempercepat pembangunan di wilayah yang selama ini terjangkau secara terbatas
– Memperpendek rentang kendali pemerintahan agar pelayanan lebih cepat dan tepat sasaran
– Mendekatkan pelayanan publik langsung kepada masyarakat
– Menggali potensi daerah secara mandiri dan berkelanjutan
– Menjaga dan mengembangkan kearifan lokal serta identitas budaya masyarakat Pitu Ulunna Salu
KONSOLIDASI BERLANJUT, RAKER AKHIR AGUSTUS JADI TITIK BALIK!
Komite DOB Pitu Ulunna Salu menegaskan bahwa perjuangan ini akan terus dikawal secara damai, konstitusional, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Konsolidasi yang dilakukan saat ini menjadi pondasi kokoh sebelum membawa aspirasi besar masyarakat PUS ke tingkat Pemerintah Pusat dan DPR RI.
“Kami tidak terburu-buru, tapi kami tidak berhenti. Setiap langkah kami susun dengan matang, setiap dokumen kami siapkan dengan teliti. Raker akhir Agustus 2026 akan menjadi titik tolak perjuangan ini menuju tahap yang lebih tinggi. Semua elemen masyarakat Pitu Ulunna Salu diharapkan bersatu, berpartisipasi, dan mendukung perjuangan ini demi masa depan yang lebih baik, lebih mandiri, dan lebih sejahtera!”
KESIMPULAN: SATU HATI, SATU TUJUAN — PUS MENJADI DAERAH OTONOMI BARU!
Perjuangan DOB Pitu Ulunna Salu bukan sekadar pemekaran wilayah — ini adalah perjuangan untuk kemandirian, keadilan, dan percepatan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan DPRD Sulbar, kajian akademik yang matang, dan persatuan seluruh elemen masyarakat, Pitu Ulunna Salu siap melangkah menuju pengakuan resmi sebagai Daerah Otonomi Baru!(Ayu lestari silo)