Suaraakademis.com.|Kabupaten Mamasa — Himpunan Aktivis Mamasa (HAM) kembali menyoroti kinerja Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Agum Saputra. Sorotan ini muncul setelah ia tidak hadir dalam acara pelantikan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Mamasa yang berlangsung di Kantor Bupati pada Jumat, 19 Juni 2026.
Di tengah pertanyaan publik atas ketidakhadirannya, Agum angkat bicara. Melalui pesan WhatsApp yang dikonfirmasi wartawan pada hari yang sama, ia menjelaskan keberadaannya saat itu.
“Saya sudah berangkat menuju Gorontalo sejak Kamis, 18 Juni 2026, melalui jalur darat. Tujuannya menghadiri undangan sebagai Ketua DPRD pada acara Pekan Nasional Petani dan Nelayan yang akan dibuka langsung oleh Presiden RI. Saat ini saya masih dalam perjalanan, insyaallah sore ini tiba di lokasi,” jelasnya.
Agum menegaskan bahwa ketidakhadirannya bukan berarti tugas terabaikan. Menurutnya, mekanisme pembagian tugas telah berjalan sebagaimana mestinya.
“Perlu saya luruskan, pelantikan Sekwan tidak mengharuskan kehadiran Ketua DPRD secara mutlak. Masih ada Wakil Ketua yang menggantikan. Dalam hal ini, Wakil Ketua Arwin Tona’ Rahman hadir mewakili kami, sementara saya menjalankan tugas di luar daerah. Itu sudah dibagi tugasnya,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan alasan memilih perjalanan darat, bukan menggunakan pesawat udara.
“Saya memilih naik mobil lewat darat agar lebih hemat biaya perjalanan. Tiket pesawat rute menuju Gorontalo harganya cukup mahal, jadi saya ambil jalur darat saja agar keuangan negara tidak terbebani,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Agum meminta pengertian dari seluruh pihak sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang berkembang.
“Saya mohon maaf atas ketidakhadiran saya baik saat pelantikan Sekwan maupun saat aksi unjuk rasa yang digelar aktivis. Bukan karena saya sengaja mengabaikan, tapi memang benar-benar berbarengan dengan kesibukan tugas resmi. Sekali lagi saya minta kepada aktivis, masyarakat, LSM, dan rekan wartawan untuk memahami situasi ini,” pungkasnya.
Hingga berita ini dimuat, Himpunan Aktivis Mamasa belum memberikan tanggapan resmi atas penjelasan yang disampaikan Ketua DPRD tersebut.
(Ayu)
