Suaraakademis.com.|Jakarta — Tokoh masyarakat dan ulama kenamaan, Rafi Ahmad dan Habib Riziq Shihab, berkesempatan menerima sekaligus meninjau karya terbaru Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke. Karya yang dimaksud adalah buku berjudul “IJAZAH JOKOWI: Pertaruhan Moral Bangsa dan Refleksi Kejujuran (Sebuah Renungan Filosofis)”.
Momen penyerahan berlangsung Senin, 30 Juni 2026, dan disampaikan melalui perantara anggota PPWI DKI Jakarta, Dion. Kedua tokoh nasional tersebut terlihat berfoto bersama sembari mencermati sampul buku yang sarat pesan kebangsaan ini.
Menyikapi penyerahan ini, Wilson Lalengke menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia berharap pesan yang terkandung dalam bukunya dapat menyebar luas melalui tokoh-tokoh yang diterimanya.
“Terima kasih kepada Dion yang telah menyampaikan buku penting ini kepada para pemimpin bangsa. Semoga pesan kejujuran, integritas, dan moralitas yang ada di dalamnya menyebar luas, seperti sebuah kesadaran yang menular, melalui sikap, pernyataan, serta nasihat yang disampaikan oleh Rafi Ahmad dan Habib Riziq ke depannya,” ujar Wilson.
Diterima Tokoh Nasional Hingga Dunia Internasional
Buku yang dianggap monumental ini terus menarik perhatian berbagai kalangan pemimpin. Sebelumnya, buku yang sarat renungan mendalam ini juga telah diterima oleh sejumlah tokoh penting di dalam negeri, antara lain Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad; mantan Senator DPD RI Dr. Fachrul Razi; serta Ketua Umum PDKN Dr. Rahman Sabon Nama.
Dukungan dan perhatian terhadap karya ini meluas hingga ke kancah internasional. Buku tersebut juga telah menjadi milik tokoh dunia dan duta besar negara sahabat, antara lain Presiden Hippo Family Jepang, Kenshi Suzuki; Penasihat Internasional Universitas WPF, Muhammad Jesues Chrishna; serta Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov.
Karya ini tidak sekadar bacaan, melainkan sebuah renungan filosofis yang mengajak para pemimpin dan seluruh elemen bangsa untuk kembali merenungkan kejujuran sebagai landasan utama membangun peradaban.
(Penulis: PPWI)
Naskah ini mengalir baik, menonjolkan nilai penting buku, lingkup penyebarannya yang luas, serta pesan moral yang ingin disampaikan. Siap dimuat.
