Ujian Kenaikan Tingkat menjadi ajang pembuktian kemampuan teknik, disiplin, dan mental para karateka Dojo Kala Hitam Helvetia Medan dalam menapaki jenjang sabuk yang lebih tinggi
*Medan –*Menerapkan filosofi _Osu no Seishin_, Dojo Ikatan Sabuk Hitam Karate Kala Hitam Helvetia menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) pada Ahad, 14 Juni 2026. Ujian ini menjadi barometer sejauh mana para karateka menyerap ilmu dari setiap sesi latihan.
“_Osu no Seishin_ sejatinya tentang ketekunan, kesabaran, dan tekad. Inilah semangat untuk mendorong diri, yang menjadi inti Kyokushin Karate yang dianut Kala Hitam,” tegas Shihan Herman Susilo, S.H., M.Hum. “Melalui ujian yang menguras fisik dan mental, siswa ditempa agar tabah dan tahan uji.”
Shihan Abdul Aziz (DAN V) selaku Dewan Penguji menjelaskan, UKT merupakan evaluasi berkala untuk mengukur penguasaan tiga pilar utama: teknik dasar _kihon_, jurus _kata_, dan pertarungan _kumite_. “Ujian ini menentukan kelayakan seorang karateka naik ke tingkat sabuk yang lebih tinggi,” ujarnya. Ia didampingi tim penguji Sensei Ruslan, Sensei Erwanto, dan Sensei Sukamto.
Dalam tradisi seni beladiri, ujian kenaikan sabuk bukan sekadar seremoni. Ia adalah tonggak penting dalam perjalanan peningkatan diri, disiplin, dan pencapaian personal. Sejak melangkah ke _dojo_, setiap siswa sejatinya memulai proses penempaan karakter.
Di akhir ujian, Shihan Herman Susilo menyematkan sabuk baru kepada para siswa yang dinyatakan lulus setelah menuntaskan seluruh rangkaian materi. Penyematan sabuk menjadi simbol bahwa mereka layak menyandang amanah di tingkat berikutnya.
