Suaraakademis.com.|Gunungsitoli — Meski rintik hujan turun membasahi bumi, semangat merah putih justru kian membara! Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Hambawa, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangat yang tak luntur oleh cuaca.
SEMANGAT MERAH PUTIH TAK LUNTUR OLEH HUJAN!
Kemeriahan peringatan HUT RI ke-81 masih terasa hangat di seantero negeri, dan Desa Hambawa tak ketinggalan! Pada Minggu, 23 Agustus 2026, para ibu-ibu PKK Desa Hambawa berkumpul di kediaman salah satu anggota untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang sederhana namun penuh makna.
Sejak acara belum dimulai, suasana sudah terasa semarak. Para peserta tampil cantik dan penuh semangat dengan stiker merah putih di wajah dan pita merah putih yang melingkar di dada — lambang cinta tanah air yang tulus dan sederhana. Bahkan hujan yang mulai mengguyur tak menyurutkan antusiasme mereka untuk berkumpul dan merayakan bersama.
EVA SUPRIYANTI LAOLI: BUKAN TENTANG MENANG-KALAH, TAPI TENTANG KEBERSAMAAN!Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Desa Hambawa, Eva Supriyanti Laoli, S.Kep.Ns, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan soal persaingan, melainkan soal menyatukan hati dan mempererat persaudaraan.
“Kegiatan ini jangan dianggap sebagai lomba, nanti kesannya bersaing. Kita sengaja mengemas kegiatan ini dalam bentuk games atau permainan — sekadar untuk mencairkan suasana dan memperkuat kekompakan ibu-ibu PKK. Yang terpenting bukan siapa yang menang, tapi kita bisa berkumpul, tertawa bersama, dan merayakan kemerdekaan sebagai satu keluarga besar.” — Eva Supriyanti Laoli, Ketua TP PKK Desa Hambawa
INA PASTI ZILIWU: KEBERSAMAAN INI YANG PALING BERHARGA!
Antusiasme para peserta terlihat begitu nyata. Meski hujan terus turun, tak ada satu pun yang pulang atau mengeluh. Justru di tengah rintik hujan itulah kehangatan kebersamaan semakin terasa.
Ina Pasti Ziliwu, salah satu peserta, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya:
“Kami sangat senang! Ada kebersamaan dan keseruan yang luar biasa. Yang paling kami syukuri, Ibu Uci (Eva Supriyanti) sangat peduli dengan kami semua, memperhatikan setiap anggota dengan tulus. Kami berharap kegiatan seperti ini akan terus ditingkatkan, karena momen seperti inilah yang membuat kita semakin erat sebagai satu keluarga.” — Ina Pasti Ziliwu, Peserta
ANAK-ANAK JUGAL IKUT SERTA — KEMERDEKAAN UNTUK SEMUA USIA!
Tak hanya para ibu-ibu yang berpartisipasi penuh, anak-anak juga turut dilibatkan dalam berbagai permainan seru. Suara tawa dan sorak-sorai anak-anak menambah semarak suasana, menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan harus ditanamkan sejak dini — melalui kebersamaan, kegembiraan, dan rasa persaudaraan.
KEMERDEKAAN DIRAYAKAN DENGAN HATI — BUKAN KEMEWAHAN!
Perayaan ini mengajarkan satu hal yang indah: kemerdekaan tak perlu dirayakan dengan kemewahan, cukup dengan kebersamaan, rasa syukur, dan semangat yang tak bisa dipadamkan bahkan oleh hujan sekalipun.
Dari Desa Hambawa, pesan sederhana namun bermakna besar tersampaikan: persatuan adalah kemenangan terbesar. Dan kebersamaan adalah perayaan terindah bagi negeri ini.
Merdeka! Bersama Kita Kuat, Bersama Kita Bahagia!
(TIM REDAKSI — 24 AGUSTUS 2026)