Suaraakademis.com.|Morowali, Sulawesi Tengah — Kerukunan Keluarga Kondo Sapata’ (K3S) Morowali sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) Ke-III yang berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan, sejak 27 Juni hingga 2 Juli 2026 di Gedung GTM Mesa Kada Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi warga asal Kondo Sapata’, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat yang kini merantau dan menetap di Morowali, untuk mempererat ikatan persaudaraan sekaligus menetapkan arah organisasi ke depan.
Melalui sidang yang berjalan demokratis dan mengutamakan musyawarah mufakat, peserta Mubes secara aklamasi menetapkan susunan pengurus baru masa bakti berikut ini:
– Ketua Umum: Liki Yono Demmanaba
– Wakil Ketua: Boby Lestari Pasamboan
– Sekretaris: Priadi
– Bendahara: Sri Angelina Sare
Prosesi pelantikan pengurus baru dijadwalkan berlangsung pada 4 Juli 2026, dan akan dihadiri langsung Bupati Mamasa Welem Sambolangi’ sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah asal terhadap eksistensi organisasi masyarakat di perantauan.
Terpilihnya Liki Yono Demmanaba sebagai Ketua Umum disambut haru dan semangat baru oleh seluruh peserta. Usai penetapan, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmen kuatnya:
“Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Terima kasih kepada panitia, peserta, para senior, tokoh masyarakat, dan seluruh keluarga besar Kondo Sapata’ Morowali yang telah mempercayai kami mengemban amanah ini,” ujar Liki Yono.
Ia menegaskan visi kepengurusan yang akan dijalankan:
“Kami tidak sedang membangun takhta kekuasaan, melainkan membangun rumah kebersamaan bagi kita semua. Mari kita tinggalkan perbedaan selama proses Mubes, dan bergerak bersama menjadikan K3S sebagai wadah yang kokoh menjaga nilai budaya, mempererat tali persaudaraan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh anggota.”
Dengan berakhirnya Mubes Ke-III ini, diharapkan K3S Morowali semakin solid menjadi perekat persatuan warga Kondo Sapata’ di perantauan, sekaligus berkontribusi positif bagi kemajuan masyarakat Morowali dan kampung halaman di Mamasa.(Ayu)
