Yusman Dawolo: Pelatihan Wirausaha Harus Adil dan Terbuka
GUNUNGSITOLI — Yusman Dawolo yang akrab disapa Bang YD menyampaikan apresiasi sekaligus catatan penting terkait program pelatihan tenaga kerja yang dikirim Pemerintah Kota Gunungsitoli ke Balai Besar Pengembangan dan Pelatihan Vokasi (BBPVP) Medan. Ia menilai program ini sangat bermanfaat, namun proses pelaksanaannya harus dilakukan secara terbuka agar memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pemuda.
Menurutnya, program pelatihan semacam ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keterampilan generasi muda, menciptakan wirausaha baru, serta membantu menekan angka pengangguran di daerah. Namun agar menjadi kebanggaan bersama dan tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, proses rekrutmen peserta perlu dijelaskan secara rinci dan terbuka.
“Program ini sangat baik untuk bekal masa depan pemuda. Namun kami meminta Pemerintah Kota Gunungsitoli menjelaskan secara jelas: kapan pengumuman dibuka, melalui media apa informasi disampaikan, berapa jumlah pendaftar dan yang diterima, apa kriteria penilaiannya, serta mengapa peserta yang dipilih berhak mengikuti pelatihan tersebut,” tegasnya melalui akun media sosialnya.
Yusman Dawolo menekankan bahwa kesempatan ini harus dapat diakses oleh setiap anak muda tanpa memandang latar belakang. Ia mengingatkan agar tidak ada praktik pilih kasih, seperti penentuan peserta hanya karena titipan, kedekatan pribadi, balas budi, atau hubungan keluarga.
“Setiap pemuda Gunungsitoli berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Program yang baik akan semakin dipercaya jika prosesnya juga transparan, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan publik terhadap program pemerintah hanya akan terbangun jika seluruh tahapan pelaksanaannya dilakukan secara terbuka dan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.(Red)
