Suaraakademis.com.|Deli Serdang – Sebagai jembatan antara teori dan praktik, sebanyak 36 mahasiswa UIN Sumatera Utara melaksanakan kegiatan observasi kepemimpinan pendidikan di Yayasan Al Hakami, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas proyek mata kuliah Kepemimpinan Pendidikan Islam, Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam.
Yayasan Al Hakami dipilih sebagai lokasi studi karena memiliki keunggulan tersendiri. Selain dikelola oleh pembina yang aktif di berbagai organisasi profesi dan sosial keagamaan, lembaga ini juga dikenal memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Hampir seluruh alumni TK Islam Terpadu Al Hakami konsisten menempati peringkat 10 besar saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kemudahan dalam proses administrasi juga menjadi pertimbangan utama pemilihan lokasi.
Koordinator Kegiatan, Abrar Azizi, menjelaskan peserta dibagi menjadi empat kelompok untuk memudahkan pengamatan dan pengumpulan data. “Kegiatan ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana kepemimpinan diterapkan dalam pengelolaan lembaga pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujarnya.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga pengelola yayasan. Pembina Yayasan Al Hakami, Ustadz Lukman Hakim Nasution, menyatakan dukungan penuh dan keterbukaan untuk memberikan data serta kesempatan wawancara yang dibutuhkan.
“Kami fasilitasi sepenuhnya. Selain menjadi bahan kajian bagi mahasiswa, masukan dan hasil observasi ini juga sangat bermanfaat bagi kami untuk mengevaluasi kinerja lembaga agar terus berkembang lebih baik ke depannya,” tegasnya.
Kegiatan ini terjalin dalam semangat saling menguntungkan: mahasiswa mendapatkan gambaran nyata tentang penerapan kepemimpinan pendidikan, sementara pihak sekolah memperoleh pandangan objektif untuk perbaikan sistem. Para mahasiswa menyambut baik kesempatan ini, karena dapat membandingkan teori yang dipelajari dengan realitas lapangan sehingga terbentuk pemahaman yang utuh dan mendalam.(Redaksi)
