SuaraAkademis.com, GALANG – Alumni Sekolah Teknik Mesin (STM) Taman Siswa Galang Kota menggelar kegiatan silaturahmi dan reuni di Kopi Taman Anggur, Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan reuni tersebut berlangsung penuh keakraban dan disambut antusias oleh para alumni yang hadir. Momen ini menjadi kesempatan istimewa untuk kembali menjalin komunikasi, mengenang masa-masa sekolah, serta mempererat hubungan persaudaraan yang telah terjalin sejak dahulu.
Reuni tersebut turut dihadiri sejumlah guru yang pernah mendidik para alumni, di antaranya Muliati, Yushar Barus, dan M. Robinson Perangin-angin. Kehadiran para guru menambah suasana haru sekaligus kebahagiaan dalam pertemuan tersebut.
Dalam sambutannya, Yushar Barus, M. Robinson Perangin-angin, dan Muliati menyampaikan kesan serta kebahagiaan mereka atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Pertemuan ini dinilai memiliki makna tersendiri karena para alumni dan guru dapat kembali berkumpul setelah sekian lama tidak bertemu.
Suasana reuni semakin meriah dengan iringan musik keyboard yang membawakan lagu-lagu kenangan. Lagu-lagu tersebut membangkitkan nostalgia dan membawa para peserta kembali mengenang masa-masa indah ketika masih menempuh pendidikan di STM Taman Siswa Galang Kota.
Salah seorang guru pendidik, Abdul Razak, mengungkapkan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut terasa sangat berkesan. Menurutnya, pertemuan kali ini menjadi momen yang dinantikan setelah sekitar 14 tahun para alumni tidak berkumpul bersama.
“Silaturahmi alumni STM Taman Siswa Galang Kota ini sangat berkesan. Setelah 14 tahun, akhirnya kita bisa bertemu dan berkumpul kembali pada hari ini,” ungkapnya.
Reuni ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga hubungan baik antara alumni dan para guru. Kebersamaan yang terjalin diharapkan terus berlanjut melalui kegiatan silaturahmi pada masa mendatang.
Melalui reuni tersebut, keluarga besar STM Taman Siswa Galang Kota menunjukkan bahwa ikatan persaudaraan yang terbentuk selama masa pendidikan tetap memiliki arti penting, meskipun waktu dan kesibukan telah memisahkan mereka selama bertahun-tahun.
Reporter: Syahrial
Editor: Redaksi SuaraAkademis.com