Suaraakademis.com.|Kabupaten Mukomuko — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pengelola air bersih Kabupaten Mukomuko, PDAM Tirta Selagan, kini berada di bawah sorotan tajam. Meskipun telah menyerap dana investasi puluhan miliar rupiah dari keuangan daerah, hingga pertengahan tahun 2026 perusahaan ini belum pernah menyetorkan sepeser pun keuntungan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).
FAKTA RESMI: MODAL BESAR, KONTRIBUSI HILANG
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mukomuko, Wisnu Hadi, S.E., angkat bicara tegas menanggapi kenyataan yang mencederai akal sehat ini:
“Uang rakyat puluhan miliar sudah ditanamkan sejak awal pendirian. Seharusnya membawa manfaat ganda: pelayanan air bersih yang baik sekaligus menyumbang kemajuan daerah. Namun kenyataannya setoran masih nol besar. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya Jumat (3/7/2026).
Kepala Badan Keuangan Daerah, Haryanto, membenarkan fakta tersebut secara resmi:
“Sampai saat ini belum ada satu rupiah pun hasil keuntungan operasional PDAM Tirta Selagan yang masuk ke kas daerah. Sangat kontras dengan BPR milik daerah yang sudah rutin menyetor laba,” ungkapnya rinci.
PERTANYAAN KRITIS: KE MANA ALIR DANA TAGIHAN PELANGGAN?
Kondisi ini semakin mengganjal di tengah masyarakat. Ribuan pelanggan setiap bulannya tertib membayar tagihan air bersih sesuai tarif yang ditetapkan. Publik pun bertanya:
Ke mana sebenarnya aliran dana operasional yang jumlahnya tidak sedikit itu disalurkan? Mengapa tidak menyisakan keuntungan bagi daerah?
DESAKAN TEGAS: AUDIT MENYELURUH TANPA PANDANG BULU
Wisnu Hadi meminta langkah konkret segera diambil:
1. Lakukan audit keuangan dan operasional secara mendalam, transparan, dan akuntabel terhadap seluruh aktivitas PDAM Tirta Selagan;
2. Telusuri tuntas akar masalah kemandekan kinerja dan pastikan tidak ada kerugian keuangan negara;
3. Perbaiki tata kelola seluruh BUMD agar tidak ada potensi pendapatan daerah yang terbuang percuma.
“Kekayaan daerah adalah hak seluruh warga Mukomuko. Jangan sampai hilang karena kelalaian atau pengelolaan yang buruk,” peringatannya.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PDAM Tirta Selagan belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi tetap membuka ruang seluas-luasnya untuk hak jawab dan klarifikasi demi kebenaran yang utuh.
(HD/tim redaksi)
