Suaraakademis.com.|Kutai Timur – Kesedihan sekaligus peringatan keras datang dari Sungai Sangatta. Seorang warga berusia lanjut menjadi korban serangan buaya saat sedang beraktivitas di tepian sungai, Sabtu (19/9/2026). Insiden ini memicu keprihatinan sekaligus imbauan tegas dari pihak kepolisian agar masyarakat tidak menganggap remeh bahaya yang mengintai di perairan.
Detik-detik Tragis di Sungai Sangatta
Peristiwa berbahaya itu terjadi sekitar pukul 08.20 WITA, di kawasan Sungai Sangatta, Gang Durian 3, Kecamatan Sangatta Utara. Korban bernama Jumade (68), warga Jalan Yos Sudarso I, Kelurahan Sangatta Utara, sedang melakukan perbaikan pipa air bersama dua rekannya, Asrul dan Rosman.
Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba menyambar korban dan menggigit bagian kakinya. Berkat sigapnya rekan korban, Asrul yang segera menarik korban menjauh, nyawa korban sempat tertolong meski mengalami luka serius. Warga dan relawan yang berada di lokasi segera mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis di RS PKT Sangatta.
Kapolres Kutai Timur: “Utamakan Keselamatan, Jangan Abai Bahaya”
Menanggapi insiden tersebut, Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah menyampaikan imbauan yang mendesak kepada seluruh masyarakat:
“Kejadian ini adalah peringatan bagi kita semua. Potensi bahaya selalu ada, terutama di perairan yang menjadi habitat alami satwa liar. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada lokasi yang diketahui menjadi tempat atau jalur kemunculan buaya. Utamakan keselamatan dan hindari aktivitas yang berisiko,” tegas AKBP Aryansyah.
Kasat Polairud: “Jangan Sendirian, Segera Menjauh Jika Melihat Buaya”
Kasat Polairud Polres Kutai Timur Iptu Herianto juga mempertegas langkah pencegahan yang harus dilakukan warga:
“Jangan pernah beraktivitas seorang diri di kawasan sungai yang berpotensi adanya buaya. Jika melihat tanda-tanda keberadaan buaya segera menjauh. Jangan mencoba mendekati, mengganggu, apalagi mencoba menangkapnya sendiri. Segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait,” imbau Iptu Herianto.
Pesan Penting untuk Warga: Jadikan Pelajaran, Bukan Sekadar Berita
Polres Kutai Timur terus memantau perkembangan dan mengumpulkan informasi terkait kejadian ini. Namun yang terpenting, insiden ini harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat:
Selalu berhati-hati di sekitar sungai dan perairan
Jangan beraktivitas sendirian di tepian air
Hindari masuk ke air di lokasi yang diketahui berbahaya
Segera laporkan ke pihak berwenang jika melihat buaya
“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan tunggu kejadian menimpa baru kita sadar. Tetap waspada, tetap saling mengingatkan,” pesan pihak kepolisian.
Sumber: Samsul Daeng Pasomba (PPWI)
Dipublikasikan: 21 September 2026