Tri Kartika Sundari
Aku berjalan menyusuri gelapnya malam. Langkah demi langkah kutapaki, meski tak selalu tahu ke mana arah perjalanan ini akan membawaku.
Awalnya, gelap terasa begitu menakutkan. Namun, ketika kuangkat wajah dan menatap langit, kulihat keindahan yang selama ini mungkin tak pernah benar-benar kusadari.
Bulan bersinar begitu indah, menghiasi malam dengan cahayanya yang lembut. Sejenak aku terdiam, memandanginya. Ada rasa kagum, ada harapan, dan ada keinginan untuk menggapainya, seolah bulan itu begitu dekat, meski sesungguhnya begitu jauh.
Dari sana aku belajar satu hal: kehidupan tidak selalu harus terang untuk bisa menemukan keindahan. Terkadang, justru dalam gelapnya perjalanan, kita mulai memahami arti sebuah cahaya.
Jangan takut berjalan meski jalan terasa gelap. Jangan menyerah hanya karena langkah terasa berat. Sebab, setiap kesulitan menyimpan pelajaran, setiap air mata menyimpan kekuatan, dan setiap perjalanan selalu memiliki cerita yang mengajarkan kita menjadi lebih tegar.
Mungkin aku tak akan pernah bisa menggapai bulan di langit, tetapi aku bisa menggantungkan cita-cita setinggi bulan dan terus berusaha meraihnya.
Karena bagiku, hidup bukan tentang seberapa cepat kita sampai pada tujuan, melainkan seberapa kuat kita bertahan ketika perjalanan terasa melelahkan.
Teruslah melangkah, meski malam belum berakhir. Sebab, gelap tidak selamanya menjadi akhir dari cahaya. Dan selama hati masih memiliki harapan, selalu ada alasan untuk terus melangkah.
— Tri Kartika Sundari
