SMAN 1 Kabanjahe: IGD Rumah Sakit Penuh Membludak, Bupati & Kapolres Turun Langsung
Suaraakademis.com.|Kabanjahe Kabupaten Karo, 14 Agustus 2026 — Keprihatinan mendalam melanda Tanah Karo. Ratusan siswa SMAN 1 Kabanjahe diduga mengalami keracunan massal pasca mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hingga pukul 16.10 WIB kemarin, tercatat lebih dari 100 siswa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Syukurnya, belum ada laporan jatuhnya korban jiwa.
Pantauan LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) PC Kabupaten Karo di lapangan menunjukkan situasi yang memprihatinkan. Ruang Gawat Darurat RS Efarina Etaham Berastagi, RS Swasta Amanda, hingga RSUD Kabanjahe mendadak padat dan kewalahan menangani pasien. Orang tua yang cemas berdesakan menyertai anak-anak yang datang dalam kondisi lemas, muntah-muntah, dan mual.
DESAKAN TEGAS: USUT TUNTAS DAPUR PENYEDIA
Ketua LSM KCBI PC Karo, Rudi Surbakti, menegaskan ini bukan masalah sepele:
“Ratusan anak bangsa menjadi taruhan. Kami mendesak Polres Karo dan instansi berwenang menyelidiki secara utuh, transparan, dan tanpa tekanan. Telusuri asal-usul bahan makanan, proses pengolahan, hingga dapur SPPG penyedianya. Jangan ada yang ditutupi atau dilindungi. Pengelola wajib bertanggung jawab penuh.”
“Saat ini prioritas utama adalah keselamatan dan pemulihan kesehatan anak-anak. Setelah itu, hukum harus berbicara tegas,” tegasnya.
PIMPINAN DAERAH TURUN LANGSUNG
Merespons situasi darurat ini, Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. bersama Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si. segera meninjau langsung kondisi para siswa yang dirawat di RS Efarina Etaham Berastagi guna memastikan penanganan medis berjalan maksimal.
LSM KCBI berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, menjatuhkan tanggung jawab kepada pihak yang keliru, dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(TIM REDAKSI)