Postingan di Facebook memicu perdebatan tajam; warganet soroti minimnya pembangunan dan kinerja pemerintahan, belum ada tanggapan resmi
Suaraakademis.com.|Kabupaten Mukomuko, Bengkulu – Pertanyaan tajam soal kinerja dan kemajuan Kabupaten Mukomuko mencuat ke permukaan lewat media sosial. Sebuah unggahan akun bernama Dolvanop menjadi sorotan publik setelah menyebar luas dan memicu ribuan tanggapan warganet di grup Mukomuko Membangun.
Dalam tulisannya, akun tersebut melontarkan pertanyaan yang menyentuh keresahan banyak warga: “Apa kabar Mukomuko, ada kemajuan atau tidak di bawah kepemimpinan Bapak Chairul Huda, atau tidak ada bedanya dengan tidak ada pemimpinnya?”
Pertanyaan ini langsung memancing beragam tanggapan, mayoritas mengungkapkan kekecewaan. Sejumlah warganet menilai pembangunan berjalan sangat lambat dan tidak terasa dampaknya di tingkat masyarakat.
“Sudah saatnya kabupaten ini punya pemimpin yang adil dan beradab,” tulis akun Zulkifli Dedezu.
“Ada tidak ada bupati ya sama saja,” tegas akun Alimuddin Lim.
Sebagian kecil memberikan pandangan berbeda, misalnya akun Zukrun yang menyebutkan perbaikan jembatan di Kantor Camat Teramang Jaya sebagai salah satu perubahan yang terlihat. Sementara itu, akun Goldcamel4695 mengingatkan agar pemerintah lebih terbuka menyampaikan laporan realisasi pembangunan kepada publik.
Keresahan yang mengemuka ini mempertegas satu hal: transparansi dan keterbukaan informasi menjadi tuntutan mendesak agar masyarakat bisa menilai sendiri kinerja pemerintah daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, baik Bupati Mukomuko Chairul Huda maupun jajaran Pemerintah Kabupaten Mukomuko belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi terkait pertanyaan dan tanggapan yang berkembang di tengah masyarakat. Publik pun kini menunggu jawaban yang jelas, apakah kemajuan Mukomuko hanya berhenti di janji atau benar-benar terwujud dan dapat dirasakan oleh seluruh warganya.(Bin PPWI/Red)
