Suaraakademis.com.|Kabupaten Mamasa – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondo Sapata’ Balla di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam. Proyek ini dinilai lalai karena tidak memasang papan pemberitahuan dan rambu peringatan di jalur Jalan Nasional, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Anis, salah satu aktivis setempat, menegaskan bahwa tanpa tanda peringatan yang jelas, kendaraan yang keluar-masuk area proyek tidak terawasi dengan baik. Kondisi ini sangat berpotensi menimbulkan tabrakan atau kecelakaan lalu lintas.
“Seharusnya terpasang pemberitahuan bertuliskan ‘Hati-hati, ada proyek sedang berlangsung’ agar pengguna jalan waspada. Tanpa itu, risiko bahaya menjadi sangat tinggi,” ujarnya.
Tim media turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan menemukan fakta yang sama: tidak ada satu pun papan proyek maupun rambu peringatan yang terpasang di sepanjang akses jalan menuju lokasi pekerjaan.
Saat dikonfirmasi kepada salah satu pekerja di lokasi, jawaban yang diberikan justru dinilai tidak profesional. Pekerja tersebut menyatakan papan pemberitahuan memang tersedia, namun tidak dipasang dengan alasan kondisi jalan padat dan banyak dilalui kendaraan serta pasien.
Alasan tersebut dianggap tidak dapat dibenarkan. Kelalaian memasang rambu peringatan jelas melanggar standar keselamatan kerja dan ketentuan teknis yang wajib dipenuhi sesuai perjanjian sebelum pekerjaan dimulai.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan pelaksana belum memberikan tanggapan resmi. Masyarakat dan awak media mendesak agar perusahaan segera melengkapi seluruh persyaratan keselamatan yang tercantum dalam kontrak pekerjaan, demi mencegah risiko kecelakaan yang merugikan pengguna jalan.(Ayu)
