Suaraakademis.com.|Kurima, Papua Pegunungan – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Kewilayahan Yonif 645/Gardatama Yudha Pos Kurima melaksanakan patroli keamanan bersama Polsek Kurima di Kampung Anjelma, Distrik Kurima, pada Senin (7/9/2026). Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI-Polri dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibnas) di wilayah perbatasan.
Sinergitas kunci hadapi berbagai tantangan bangsa
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 645/GTY, Letkol Inf Yan Rangga Rahabistara, S.M., menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri menjadi kunci persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat demi tercapainya kedamaian di tanah Papua.
“Sinergitas TNI-Polri harus menjadi kunci persatuan dan kesatuan agar menjadi teladan bagi masyarakat demi tercapainya kedamaian di tanah Papua,” ujar Letkol Inf Yan Rangga Rahabistara.
Lebih luas, sinergitas kedua institusi ini dinilai sangat penting untuk menyukseskan prioritas pembangunan nasional. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa mulai risiko krisis sosial-ekonomi, ancaman pangan, bencana alam, perubahan iklim, hingga gangguan keamanan TNI dan Polri diharapkan mampu menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional serta stabilitas keamanan dan proses pembangunan.
Masyarakat Kurima merasa aman dan damai
Tokoh masyarakat Distrik Kurima menyampaikan apresiasi mendalam kepada aparat keamanan. “Terima kasih banyak untuk aparat keamanan TNI-Polri yang telah menjaga kami, khususnya masyarakat di Distrik Kurima, agar tetap aman dan damai,” ungkapnya.
Sinergitas yang terjalin diharapkan menjadi contoh baik bagi instansi lain dan masyarakat luas, baik dalam sikap, perilaku, maupun semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Hubungan harmonis yang telah terbina membuktikan bahwa TNI dan Polri mampu mengatasi berbagai persoalan, terutama yang mengancam kedaulatan di daerah Papua, khususnya Distrik Kurima.
Kegiatan patroli bersama berjalan aman dan lancar.
(Pen Satgas Yonif 645/GTY / Tim Redaksi)