Suaraakademis.com.|Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat — Sebuah truk bermuatan penuh kelapa sawit berwarna merah diduga mengalami rem blong (kehilangan keseimbangan lalu terguling) di jalan poros Desa Uhamate, Kabupaten Mamuju, pada Jumat, 28 Agustus 2026 sekitar pukul 05.00 WIB dini hari. Jalur tersebut berada di kawasan pegunungan dikenal dengan turunan panjang, kemiringan curam, serta tikungan tajam yang rapat berurutan kondisi tersebut diduga kuat menjadi penyebab utama truk tergelincir dan terbalik!
JALAN PEGUNUNGAN TURUNAN PANJANG, TIKUNGAN RAPAT, LICIN & SEMPIT DIDUGA PEMICU REM BLONG!
Pantauan awak media di lokasi memperlihatkan kondisi jalan yang sangat berisiko bagi kendaraan besar bermuatan berat:
Jalan poros berada di kawasan pegunungan turunan panjang terus-menerus, tikungan tajam rapat berurutan, banyak tikungan buta, jalur sempit tanpa bahu jalan lebar muatan berat kecepatan turunan tikungan rapat, resep rem blong!
Permukaan jalan dini hari masih basah berembun licin dan mudah tergelincir, apalagi kendaraan bermuatan penuh yang sulit direm maupun dibelokkan!
Diperkirakan saat truk melintas turunan panjang berturut-turut, muatan sawit bergeser, keseimbangan truk terganggu, pengemudi berusaha mengerem mendadak namun ban tergelincir di jalan licin truk miring tajam REM BLONG!
Tidak ada pagar pengaman tebing di sepanjang turunan curam salah sedikit kendali, langsung tergelincir ke tepi!
“Jalan Uhamate itu turun terus, tikungannya rapat dan tajam. Kalau truk bermuatan melaju agak cepat, begitu masuk tikungan muatan bergeser, rem blong tak terhindarkan apalagi jalan masih licin embun pagi! Diduga inilah yang terjadi,” ujar warga yang sering melintas jalur tersebut.
DETIK-DETIK REM BLONG KACA PECAH, KABIN REMUK, MUATAN SAWIT BERHAMBUR!
DIDUGA REM BLONG muatan bergeser di turunan tikungan, keseimbangan hilang, tergelincir lalu terguling ke tepi jalan!
Pantauan lapangan menunjukkan kerusakan cukup parah:
Truk merah terguling miring nyangkut di bahu jalan sempit, muatan sawit berhamburan memenuhi pinggir jalan
Kaca depan pecah hancur berantakan, kabin penyok dalam bagian depan kepala truk remuk berat terkena benturan keras ke tanah dan tebing
Lokasi tepat di tikungan tajam tengah turunan panjang titik rawan kecelakaan kendaraan berat
Kejadian dini hari pukul 05.00 WIB cahaya masih redup, jalan licin, kondisi paling berisiko rem blong bagi truk bermuatan!
WARGA SIGAP BANTU GOTONG ROYONG TEGAKKAN TRUK PAKAI KENDARAAN LAIN!
Warga berdatangan bergegas membantu tanpa diminta:
Dengan tenaga bersama warga bantuan truk lain yang melintas, dilakukan tarik-dorong perlahan demi perlahan untuk menegakkan kembali truk yang rem blong. Meski berat dan sulit karena muatan masih penuh, semangat gotong royong warga tak surut hingga akhirnya truk perlahan tegak kembali dan bisa dipindahkan dari jalur jalan!
Salah satu warga yang dikonfirmasi menyampaikan:
“Kejadian sekitar subuh tadi. Truk merah bermuatan sawit itu diduga rem blong di turunan tikungan sana. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, pengemudi dan penumpang semua selamat meski kendaraannya rusak cukup parah. Kami langsung bantu, lalu minta truk lain lewat bantu tarik tegakkan akhirnya bisa berdiri lagi.”
ALHAMDULILLAH TIDAK ADA KORBAN JIWA, SEMUA SELAMAT!
Meski truk rem blong dan rusak parah kabin remuk, kaca pecah, muatan berhamburan kabar paling melegakan: pengemudi dan penumpang selamat semuanya! Tidak ada korban jiwa maupun luka serius! Sungguh keajaiban mengingat posisi truk yang nyangkut miring di tepi tebing curam seandainya tergelincir lebih jauh, dampaknya bisa sangat fatal!
HIMBAUAN TEGAS PENCEGAHAN REM BLONG DI JALAN PEGUNUNGAN WAJIB DIPATUHI!
Kepada Semua Pengemudi Truk WASPADAI REM BLONG DI TURUNAN TIKUNGAN!
Kurangi kecepatan jauh sebelum masuk turunan panjang & tikungan rapat! Jaga kecepatan tetap rendah dan konstan jangan biarkan truk meluncur sendiri tertarik gravitasi!
Pastikan muatan terikat kuat & seimbang jangan sampai bergeser! Muatan bergeser penyebab utama remblong! Cek ulang sebelum masuk jalur pegunungan!
Gunakan rem mesin/transmisi rendah di turunan panjang jangan injak rem terus-menerus! Rem bisa panas, pudar, dan tak berfungsi itu resep maut!
Waspadai jalan licin embun/hujan jarak pengereman bertambah berkali lipat! Kurangi kecepatan lebih jauh lagi saat jalan basah!
Hindari berkendara di jalur rawan dini hari jika bisa penglihatan terbatas, jalan licin, kelelahan mudah menyerang!
Jangan muat berlebih! Beban berlebih membuat truk makin sulit dikendalikan di turunan tikungan risiko rem blong melonjak berkali-kali lipat!
Kepada Dinas PU Mamuju PASANG RAMBU & PAGAR PENGAMAN DI TITIK RAWAN Rem blong!
Pasang rambu peringatan turunan panjang, tikungan rapat, batas kecepatan, dan pagar pengaman tebing di seluruh jalur poros pegunungan Uhamate! Titik rawan rem blong ini wajib diberi perlindungan agar kejadian serupa tak terulang!
Kepada Warga Uhamate TETAP JAGA SEMANGAT GOTONG ROYONG!
Solidaritas kalian patut dicontoh namun saat menolong di jalan berbahaya ini, pastikan posisi aman, pasang tanda peringatan jarak jauh, dan hindari berada di area rawan tergelincir!
NARASI TAMBAHAN TEGAS & MENGINGATKAN!
“Rem blong bukan sekadar nasib rem blong adalah akibat dari kelalaian: terlalu cepat, muatan tak terikat kuat, rem dipaksa terus-menerus, atau jalan licin tak diwaspadai. Turunan panjang tikungan rapat ,muatan penuh jalan licin , racun maut. Kali ini nyawa selamat tapi pelajarannya harus ditanamkan dalam-dalam: perlambat sebelum turun, ikat muatan sekuat tenaga, jaga rem tetap dingin, dan hormati jalan pegunungan! Karena satu kali rem blong bisa jadi takdir tak lagi sebaik hari ini!”(Ayu lestari silo)