Suaraakademis.com.|Jakarta — Jumlah sarjana yang menganggur di indonesia kini membengkak hingga tembus lebih dari satu juta orang. kondisi ini kian meresahkan masyarakat luas, dan rakyat pun mulai menagih janji-janji yang disampaikan sebelumnya. prof dr sutan nasomal, pakar hukum internasional sekaligus ketua perkumpulan advokat muda indonesia, secara tegas menyampaikan sorotan tajam ini sekaligus menyerukan langkah konkret kepada presiden ri prabowo subianto untuk segera bertindak.(29 Agustus 2026)
Perintah presiden dibutuhkan data & penempatan harus dilakukan segera!
Menurut prof dr sutan nasomal, presiden prabowo subianto sebaiknya segera memerintahkan kementerian terkait untuk mendata secara lengkap dan akurat seluruh sarjana yang belum terserap kerja, lalu membantu penyaluran mereka ke berbagai perusahaan, bumn, hingga ditempatkan di seluruh kementerian yang ada di lingkungan nkri disesuaikan dengan keahlian dan kualifikasi masing-masing:
“Langkah jitu itu perlu segera dibuktikan dan diwujudkan, yang terhormat bapak h. prabowo subianto, presidenku, presidenku, presiden kita semua warga negara indonesia!” tegas prof dr sutan nasomal saat ditemui awak media di kantornya, pusat markas partai oposisi merdeka, bilangan cujan tungku, jakarta, pada jumat, 28 agustus 2026, melalui sambungan telepon seluler.
Ekonomi belum membaik rakyat bertanya: kapan indonesia pulih?
Mendekati dua tahun kepemimpinan presiden prabowo subianto, situasi ekonomi nasional belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. pertanyaan besar pun muncul dari kalangan masyarakat luas: kapan kondisi ekonomi indonesia benar-benar membaik dan rakyat merasakan dampaknya?
Sulitnya lapangan kerja diperparah gelombang phk yang masih menghantui berbagai sektor, ditambah migrasi perusahaan dan pabrik dari indonesia pindah ke negara lain persoalan akar yang harus segera dibongkar dan dituntaskan tuntas oleh pemerintah.
Tugas besar presiden panggil investor dunia, bangun industri, serap tenaga kerja!
Prof dr sutan nasomal menegaskan, ada tugas sangat berat dan besar yang mesti diemban presiden ri prabowo subianto: mengajak para pengusaha besar dan perusahaan dunia untuk membangun pabrik dan industri di indonesia, agar jutaan sarjana lulusan perguruan tinggi dapat terserap menjadi tenaga kerja yang andal dan profesional.
Namun ia juga memperingatkan, perbaikan sistem dan mekanisme yang tak sehat di negeri ini mutlak dilakukan tanpa itu, tak ada investor yang mau menanamkan modalnya:
“Kondisi sulit di indonesia bisa memakan waktu hingga 20 tahun untuk pulih, dengan catatan seluruh sistem dan mekanisme yang tidak sehat harus dimatikan.
Tidak mungkin pohon padi ditanam di atas gurun yang tandus dan keras seperti batu itulah istilah sesepuh nusantara masa lalu. selama sistem dan mekanisme yang berlaku saat ini masih merusak kepercayaan pengusaha dunia, tak akan ada yang mau membawa uangnya untuk ditanamkan di indonesia!” tegasnya.
Sarjana jangan hanya pencari kerja jadi pendiri usaha dan ciptakan lapangan kerja!
Di sisi lain, prof dr sutan nasomal juga memberikan pesan mendalam kepada seluruh sarjana di indonesia jangan terus-menerus menunggu lowongan kerja, melainkan harus mampu berdiri sendiri:
“Para sarjana harus mampu mandiri dan berkarya, menjadi pendiri perusahaan dan pencipta lapangan pekerjaan baru bukan sekadar pencari kerja dan menjadi karyawan di kantor orang dengan upah rendah dan jauh dari kesejahteraan.
Para sarjana lulusan indonesia itu semua sangat cerdas! maka perlu kerjasama membangun dunia usaha mandiri yang padat karya. bentuklah kelompok kerja di setiap wilayah, dirikan wadah baru di banyak bidang!”
Ia juga menunjuk peluang besar yang masih terbuka lebar: pertanian, industri mesin, dan teknologi informasi ketiga bidang itu ibarat tubuh manusia yang dilengkapi jiwa dan ruh. para sarjana diminta menggeluti bidang-bidang ini, menciptakan usaha lokal maupun nasional, dan menjangkau pasar dalam maupun luar negeri.
“Jangan menunggu hujan dari langit, jangan air di tempayan dibuang sia-sia. jangan menunggu belas kasihan orang lain belajarlah berdiri padahal kamu sangat mampu berdiri dan berlari sendiri. bentuklah jaringan kerja kelompok, berkarya lah dan bangunlah usahamu!” pesannya penuh semangat.
Apabila menemui kendala, prof dr sutan nasomal membuka diri untuk membantu silakan hubungi melalui nomor wa/hp: +62 811-8419-260.
Narasumber:
Prof dr sutan nasomal, sh., mh. — pakar hukum internasional, ekonom, presiden partai oposisi merdeka, jenderal kompii, pendiri & pengasuh ponpes ass saqwa plus, rektor univ stia stih pronass, ketua umum perkumpulan advokat muda indonesia (association of young indonesian advocates)