Suaraakademis.com.|Tanggerang– Nuansa khas Bumi Lancang Kuning terasa kental di tengah hiruk-pikuk ibu kota. Sebanyak lebih dari 300 alumni Universitas Riau (UNRI) berkumpul dalam acara Halal Bi Halal dan Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNRI Wilayah Jabodetabek periode 2026-2030. Acara bertema “Stronger Together, Together Stronger” ini digelar khidmat di The Radiant Center, Ciputat, Tangerang, Minggu (26/04/2026).
Acara menjadi momen bersejarah dengan dilantiknya Agustaviano Sofjan sebagai Ketua IKA UNRI Jabodetabek bersama jajaran pengurusnya oleh Ketua Umum IKA UNRI Pusat, Wan Muhammad Hasyim.
SINERGI UNTUK MENGUATKAN IKATAN DAN ALMAMATER
Dalam sambutannya, Agustaviano Sofjan menegaskan komitmennya untuk menjadikan organisasi ini sebagai rumah kedua yang inklusif.
“Amanah ini adalah jembatan bagi kita semua untuk saling menguatkan. Kami ingin IKA UNRI Jabodetabek menjadi wadah berkarya dan berkontribusi, baik bagi sesama alumni maupun untuk kemajuan almamater tercinta,” ujar Agustaviano.
Hadir langsung memantau perkembangan alumni, Rektor UNRI, Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si, menyampaikan rasa bangganya.
“Alumni adalah wajah Universitas Riau di masyarakat. Dukungan dan jaringan yang Bapak/Ibu bangun sangat krusial membantu mahasiswa dan memperkuat ekosistem akademik kita,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pusat, Wan Muhammad Hasyim, menekankan pentingnya integrasi data dan kolaborasi ekonomi antar-alumni agar potensi para perantau Riau dapat dimaksimalkan di kancah nasional.
WARNA WARNI ACARA: DARI SENIOR TERTUA HINGGA DIPLOMASI INTERNASIONAL
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran Edwin, alumni angkatan 1975 yang hadir bersama istri sebagai perwakilan senior.
“Jangan pernah lupakan akar kita. Di mana pun berpijak, kibarkan bendera UNRI dengan prestasi,” pesan Bang Edwin penuh haru.
Momen istimewa juga terjadi saat tokoh pers dan alumni FKIP, Wilson Lalengke, membagikan souvenir eksklusif berupa Kalender Spesial “PPWI GO TO UNITED NATIONS 2026”. Kalender tersebut merekam jejak diplomasi Wilson di Markas Besar PBB, New York, dalam memperjuangkan isu kemanusiaan.
“Saya ingin berbagi semangat bahwa lulusan UNRI mampu berbicara di kancah internasional dan memberi dampak nyata,” kata Wilson saat menyerahkan souvenir kepada Rektor dan pimpinan lainnya.
Acara juga dihadiri oleh para tokoh alumni di berbagai sektor seperti Djonieri (OJK), Setri Yasra (Tempo), Rahmad Hidayat (Krakatau Chandra Energi), dan Vendra Wasnury (Subaga Group).
KEBERSAMAAN YANG MENGHANGATKAN HATI
Suasana semakin akrab saat makan siang bersama dan hiburan musik yang membawa nostalgia masa kuliah di Pekanbaru. Acara ditutup dengan pembagian door prize yang memukau para hadirin.
“Niatnya cuma mau silaturahmi, ternyata pulang bawa kebahagiaan ganda. Acaranya luar biasa hangat,” ujar Julian Caisar, pemenang door prize utama, dengan antusias.
Hingga pukul 16.00 WIB, acara berjalan lancar dan sukses. Kegiatan ini membuktikan bahwa jarak bukan penghalang, dan sebagaimana temanya, alumni UNRI terbukti lebih kuat saat bersama.(TIM/Red)
