Medan | Suaraakademis.com – Menyambut tahun 2026, Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW Persis) Sumatera Utara menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) III pada Kamis, 1 Januari 2026, bertempat di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK), Jalan Kenanga Raya Nomor 64, Tanjung Sari, Kota Medan.
Musykerwil ini menjadi momentum strategis bagi Persis Sumut dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan peran jam’iyyah dalam menjawab tantangan umat di berbagai bidang, khususnya dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

Ketua PW Persis Sumatera Utara, KH Muhammad Nuh MSP, dalam sambutannya memaparkan perkembangan organisasi Persis di Sumatera Utara yang terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga saat ini, Persis Sumut telah memiliki 16 Pengurus Daerah (PD) aktif.
Alhamdulillah, pada Desember 2025 kami baru saja melantik PD Persis Kota Tanjung Balai dan PD Persis Kabupaten Asahan. Selain itu, Persis Sumut juga telah memiliki badan otonom seperti Hima Persis, Pemuda Persis, dan Persatuan Islam Istri (Persistri). Ke depan, kita berharap akan lahir Pemudi Persis,” ujar KH Muhammad Nuh.
Ia juga mengungkapkan adanya wacana dari Pengurus Pusat Persis untuk menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Musykernas) PP Persis di Kota Medan pada periode mendatang. Menurutnya, PW Persis Sumut siap menjadi tuan rumah dengan terus melakukan pembenahan dan penguatan internal organisasi.
“Dengan semakin solidnya kepengurusan Persis Sumatera Utara, kami menilai Medan sudah pantas menjadi tuan rumah Musykernas PP Persis. Untuk itu, kami siap dan terus berbenah,” tegasnya.
Sebagai anggota Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara, KH Muhammad Nuh juga berharap seluruh badan otonom Persis dapat terus berkoordinasi dengan PW Persis Sumut agar gerak dakwah berjalan seimbang dan serentak.
“Kader Persis harus terus beramal saleh dan menebar kebaikan kapan pun dan di mana pun. Ladang dakwah ini sangat luas, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk MUI, menjadi sebuah keniscayaan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan komitmen Persis Sumut dalam aksi kemanusiaan. Sejak awal terjadinya berbagai bencana alam, Persis Sumut telah aktif menyalurkan bantuan ke sejumlah daerah terdampak seperti Tanjung Pura, Tapanuli Tengah, Sibolga, Aceh Tamiang, dan Langsa, dengan dukungan penuh dari Pengurus Pusat Persis.

Musyawarah Kerja Wilayah III Persis Sumut ini dihadiri oleh Sekretaris Wilayah Surya Darma, S.Sos, Bendahara Ir. Tauhid Ichyar, MT yang juga Ketua Laz Persis Sumut, para penasihat seperti Ustadz Abdul Azis, Ustadz Mawardi Tanjung, dan Ustadz Zulkifli, serta perwakilan PD Persis se-Sumatera Utara.
Beberapa PD yang hadir di antaranya PD Persis Medan, Karo, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Langkat, Batubara, Simalungun, Dairi, Pakpak Bharat, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, serta utusan PD Persis Kota Binjai. Hadir pula badan-badan otonom seperti Hima Persis, Persistri, dan Pemuda Persis, sebagaimana disampaikan Ketua Panitia Joko Imawan.
Acara Musykerwil ditutup dengan tausyiah oleh Drs. H. Zulkifli, yang menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan KH Muhammad Nuh dalam menjalankan roda organisasi Jam’iyyah Persis di Sumatera Utara.
Pendekatan kepemimpinan beliau yang mengedepankan siyasah, tarbiyah, dan qudwah telah membawa Persis Sumut semakin maju. Metode inilah yang juga mengantarkan beliau terpilih untuk kedua kalinya sebagai anggota DPD RI perwakilan Sumatera Utara,” tutup Zulkifli.
