Suaraakademis.com.|Muara nawa
– Guna menekan angka penyebaran serta mencegah dampak buruk penyakit malaria sejak usia dini, personel Satgas Yonif 521/DY Pos Muara nawa berkolaborasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Distrik Airu menggelar pelayanan kesehatan di SDN I Muara nawa, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura, Papua. Kegiatan yang berfokus pada pemeriksaan dan pengobatan malaria ini dilaksanakan pada Selasa (12/5/2026), sebagai wujud nyata dukungan terhadap program “Papua Sehat”.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan anak-anak sekolah, mengingat wilayah pedalaman Papua masih menjadi daerah endemik di mana malaria masih menjadi ancaman utama yang dapat mengganggu aktivitas dan tumbuh kembang generasi muda.
Komandan Pos (Danpos) Muaranawa, Letda Inf Andik Prasetyo Wibowo, menjelaskan bahwa sinergi antara TNI dan tenaga medis ini dilakukan untuk memastikan para pelajar mendapatkan akses kesehatan yang layak. Kehadiran pihak Satgas diharapkan dapat mempermudah pelaksanaan pelayanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga sekolah saat pemeriksaan berlangsung.
“Kami bergerak bersama tim medis untuk mendeteksi sejak dini risiko penularan malaria di kalangan siswa. Selain pemeriksaan dan pemberian obat, kami juga berikan pemahaman agar mereka sadar betapa pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal, sebagai upaya utama mencegah penyakit ini,” ujar Letda Andik.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan serangkaian tahapan, mulai dari pemeriksaan kesehatan fisik, pengecekan gejala klinis malaria, pemberian obat-obatan bagi yang membutuhkan, hingga penyuluhan sederhana mengenai pola hidup sehat. Para siswa diajak memahami cara penularan penyakit dan langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan sehari-hari.
Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen satuan dalam mendukung pembangunan wilayah, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga kesehatan, pendidikan, dan sosial. Kehadiran prajurit diharapkan membawa manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Bagi kami, kehadiran di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga hadir membantu kesulitan warga. Khususnya bagi anak-anak sekolah, kesehatan mereka adalah prioritas. Dengan kondisi tubuh yang sehat, mereka bisa belajar dengan tenang, berprestasi, dan membangun masa depan yang lebih baik,” tegas Letkol Rahadyan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Distrik Airu, Naomi Leni Yabansabra, S.Kep., mengapresiasi kepedulian dan dukungan penuh yang diberikan oleh Satgas Yonif 521/DY. Menurutnya, kerja sama ini sangat berharga dan sangat membantu pihak kesehatan dalam menjangkau wilayah maupun kelompok masyarakat, termasuk lingkungan sekolah, agar pelayanan kesehatan bisa berjalan lebih efektif dan luas.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Sekolah SDN I Muaranawa, Tonny Danya, S.Pd.,Gr., (45 tahun). Ia bersama seluruh guru dan siswa menyambut antusias kegiatan ini. Kehadiran tim kesehatan yang didampingi langsung oleh prajurit TNI membuat warga sekolah merasa terbantu, apalagi pelayanan dan pengobatan diberikan secara cuma-cuma.
“Kami sangat berterima kasih. Ini sangat meringankan kami dan orang tua siswa. Kesehatan anak-anak kami terjamin, dan kami berharap kegiatan positif seperti ini terus berlanjut demi masa depan pendidikan di sini,” ungkap Tonny.
Melalui kegiatan bertajuk Sinergi TNI Papua Sehat ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin terjalin erat, serta kualitas derajat kesehatan masyarakat di wilayah Distrik Airu, Jayapura, terus meningkat dan terjaga dengan baik.
(Prajurit Macan Kumbang Berhasil – Yonif 521/DY/red)