Suaraakademis.com.|Walesi
– Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Satgas Yonif 521/DY melaksanakan kegiatan karya bakti dengan menata dan merapikan lingkungan sekolah di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam upaya menciptakan suasana belajar yang bersih, asri, dan nyaman bagi para pelajar. Dengan penuh semangat, personel Satgas bahu-membahu bersama siswa dan warga membersihkan area taman, menanam bunga, serta merapikan lingkungan sekitar sekolah.
Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menyampaikan bahwa momentum Hardiknas menjadi pengingat pentingnya memperkuat partisipasi semua pihak demi mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua.
Meneladani Filosofi Ki Hajar Dewantara
Dalam kesempatan ini, DanSatgas juga menekankan penerapan nilai-nilai luhur dari Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, yaitu “Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani”. Filosofi ini diaplikasikan untuk membimbing dan menanamkan kesadaran kepada siswa agar selalu menjaga kebersihan dan ketertiban.
“Kegiatan ini tidak hanya soal membersihkan lingkungan, tetapi juga untuk membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian pada siswa. Kami ingin menanamkan semangat gotong royong agar mereka semakin termotivasi dalam menuntut ilmu,” ujar Letkol Inf Rahadyan.
Apresiasi Pihak Sekolah
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain memberikan suasana baru yang segar, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi yang menyenangkan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Salah satu guru di lokasi mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam atas perhatian dan kontribusi positif dari personel Satgas.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak, baik dari segi kebersihan lingkungan maupun pembelajaran karakter yang baik,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin erat, serta mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di wilayah Papua Pegunungan.
(Pendam XVII/Cenderawasih/ red)
Prajurit Macan Kumbang Berhasil!
