LUBUK PAKAM | Suaraakademis.com – Tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Deli Serdang.
Tenaga kesehatan bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian kemanusiaan yang mulia.

“Bulan suci Ramadan adalah momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Buka puasa bersama seperti ini bukan hanya tradisi, tetapi menjadi ruang memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, pada Buka Puasa Bersama di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drs H Amri Tambunan, Lubuk Pakam, Sabtu (28/2/2026).
Wabup berharap, RSUD Drs H Amri Tambunan terus meningkatkan kualitas layanan, profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan yang cepat, ramah, dan humanis.
“Rumah sakit pemerintah harus menjadi tempat masyarakat merasa aman, dihargai, dan dilayani dengan sepenuh hati. Pelayanan terbaik lahir dari hati yang tulus,” tegas Wabup yang di kesempatan itu didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Ny Asniar Lom Lom Suwondo tersebut.

Wabup mengajak seluruh jajaran rumah sakit untuk terus mendukung visi pembangunan Kabupaten Deli Serdang dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.
“Mari jadikan Ramadan ini sebagai energi baru untuk bekerja lebih tulus, melayani lebih baik, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Deli Serdang,” pungkas Wabup di acara yang dirangkai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa tersebut.
Sebelumnya, panitia pelaksana, dr Wira Sundoko MKes menyampaikan, buka puasa bersama tahun ini dirangkai dengan dua kegiatan sosial, yakni penggalangan donasi dan pengumpulan infak Ramadan.

“Alhamdulillah, pada kesempatan ini telah terkumpul sebanyak 105 paket sembilan bahan pokok (sembako) yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di sekitar rumah sakit. Selain itu, infak yang dihimpun selama bulan Ramadan juga akan dibagikan kepada 115 anak yatim,” jelasnya.
Menurutnya, buka puasa bersama tersebut menjadi bukti rumah sakit tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.
“Ini merupakan wujud kepedulian kami. Meskipun tugas utama kami adalah memberikan pelayanan kesehatan, namun kami tetap menyisihkan sebagian rezeki untuk berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan,” ungkapnya.
(Joni s)
