Medan (Minggu, 18/1/2026) | Dalam rangka evaluasi terhadap nilai akademik santri dan santriwati pada semester ganjil Tahun Pelajaran (TP) 2025-2026. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (Ar-Raudho) melaksanakan pertemuan dengan wali santri dan santriwati yang nilai rata-rata akademiknya dibawah standar kelulusan atau kenaikan kelas. Kegiatan ini sekira pukul 08:00 Wib diadakan di Gedung Serba Guna Pesantren.
Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ustadz KH. Solihin Adin dalam sambutannya menyampaikan bahwa santri dan santriwati tidak hanya ilmu pelajaran yang di ajarkan, namun, akhlak, adab, serta juga di awasi makan, minum bahkan mandi mereka oleh pengasuh masing-masing.

“Ponpes Raudho denga luas tanah 4000 meter lebih yang di bumi wakafkan kepada kita semua, harus kita jaga bersama, ponpes ini dalam AD/ART bahwa tidak ada tertulis untuk perorangan, kelompok, melainkan kita semua dituntut untuk menjaganya bersama termasuk bapak dan ibu.” Jelasnya
“Dan sekitar 3400 santri dan santriwati yang mondok disini, ini semua kami awasi bapak ibu, mulai dari belajar mereka, solat, makan, minum bahkan mandi mereka, setiap pengasuh dari santri maupun santriwati nya tetap mengawasi kegiatan itu, kedepannya disiplin dan akhlak mereka terbentuk dengan sendirinya.” Ujar Ustadz KH. Solihin Adin dalam pidatonya di hadapan ribuan wali santri.
Setelah sambutan dari Direktur dilanjutkan penyampaian perihal evaluasi hasil ujian semester ganjil tahun pelajaran (TP) 2025-2026 oleh Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz Carles Ginting.

Dalam pidatonya yang disampaikan dalam pertemuan tersebut diantaranya tentang kurikulum di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, jadwal belajar santri dikelas, sistem penilaian dan rapor serta penghargaan bagi santri yang berprestasi.
“Nilai rapor dari santri dan santriwati tidak bisa di ubah bapak ibu, sekalipun wali kelasnya, sebab, nilai anak-anak kita ini objektif, dan hari ini saya jelaskan bahwa nilai anak-anak ini hasil dari kerja keras mereka, dan ini bukan masalah anak pintar maupun bodoh, tapi yang ditanamkan adalah tanggung jawab mereka belajar, saya yakin bapak ibu, anak-anak ini pintar semuanya.” Jelasnya
“Peran penting bagi bapak ibu untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak kita ini, dan jangan bapak ibu memarahi anak-anak kita, ketika nilainya anjlok, tapi beri mereka motivasi semangat yang tinggi, berdikusilah dengan positif jangan membanding-bandingkan anak kita dengan orang lain, jangan pernah anak-anak ini disalahkan, serta bapak ibu harus optimis mendukung, menasehatinya dengan semangat bukan dengan marah-marah, bangunlah komunikasi yang berkualitas kepada anak-anak kita.” Tutup Ustadz Carles Ginting dalam pidatonya.
Setelah pertemuan silaturahmi tersebut dilaksanakan, wali santri dan santriwati pun berkonsultasi dengan wali kelas terkait evaluasi nilai akademik ujian semester ganjil Tahun Pelajaran 2025-2026 di ruangan yang telah disediakan, selanjutnya, pertemuan wali santri dan santriwati dan makan bersama.
(Red)
