Medan Deli, Sumut –SuaraAkademis.com | Kebakaran hebat melanda pabrik sandal milik PT Garuda Mas Perkasa yang berlokasi di Lingkungan 11, Jalan KL Yos Sudarso Km 6,5, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, tepatnya di samping Kampus Potensi Utama Brayan, pada Selasa malam (27/01/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Peristiwa kebakaran tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Api terlihat membesar dari dalam area pabrik sehingga menimbulkan kepanikan, baik bagi masyarakat sekitar maupun para karyawan pabrik.
Kepala Lingkungan (Kepling) 11 Tanjung Mulia, Mutia, saat diwawancarai menyampaikan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang bermukim di sekitar pinggiran rel kereta api yang berada tidak jauh dari lokasi pabrik.
“Warga yang melihat api langsung menghubungi pihak manajemen perusahaan. Namun pihak manajemen menyampaikan akan menghubungi satpam perusahaan terlebih dahulu,” ujar Mutia kepada media.
Ia menambahkan, meskipun api tidak merambat ke rumah warga, masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi tetap berhamburan keluar rumah sebagai langkah antisipasi. “Warga takut api membesar, jadi mereka memilih keluar rumah untuk berjaga-jaga,” jelasnya.
Beberapa unit mobil pemadam kebakaran terlihat bersiaga di bagian belakang pabrik sandal tersebut. Sementara itu, aparat kepolisian juga tampak berjaga di sekitar area rel kereta api untuk mengamankan lokasi dan mengatur situasi.
Akibat kebakaran tersebut, arus lalu lintas di Jalan KL Yos Sudarso sempat mengalami kemacetan karena banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian.

Terkait adanya korban jiwa, Kepling Lingkungan 11 menyatakan hingga saat ini belum dapat memastikan. “Belum ada informasi pasti terkait korban jiwa,” katanya.
Kebakaran itu juga menyebabkan para karyawan tetap maupun karyawan borongan panik dan berhamburan keluar dari area pabrik untuk menyelamatkan diri.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Garuda Mas Perkasa belum dapat dikonfirmasi untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran dan jumlah kerugian yang dialami.
(SRL/Tim)
