
Medan Area | 2025
Di tengah tantangan generasi muda dalam menentukan arah masa depan, kisah alumni Universitas Medan Area (UMA) ini hadir sebagai inspirasi kuat bahwa pendidikan tinggi adalah kunci perubahan hidup.
Adalah Muhammad Arifin Lase, S.I.Kom, lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area, yang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,83. Arifin memulai perkuliahan pada tahun 2021 dan resmi tamat tahun 2025, dengan NPM 218530076.

Selama menempuh pendidikan, Arifin dikenal tekun mendalami ilmu jurnalistik, bidang yang kini semakin dibutuhkan di era digital dan keterbukaan informasi. Lingkungan akademik UMA yang kondusif, dosen berpengalaman, serta kurikulum yang relevan menjadi faktor penting dalam membentuk kompetensi dan karakter akademiknya.
Tak hanya Arifin, sang istri IKHDA HASNITA WINDA SARI, S.Pd., M.Psi juga merupakan alumni Universitas Medan Area. Ia menempuh pendidikan Magister Psikologi UMA sejak tahun 2018 dan tamat tahun 2020 dengan capaian IPK 3,87 serta NPM 18180401.
Pasangan ini menjadi bukti nyata bahwa Universitas Medan Area mampu mencetak lulusan berkualitas, tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan berkeluarga. Keduanya lulus dengan nilai yang memuaskan dan membawa bekal ilmu yang kelak menjadi contoh bagi anak-anak mereka di masa depan.
“Kuliah bukan sekadar mencari gelar, tetapi membangun cara berpikir dan masa depan. UMA memberi kami ruang untuk tumbuh,” ungkap Muhammad Arifin Lase.

Universitas Medan Area sendiri dikenal sebagai salah satu kampus swasta unggulan di Sumatera Utara, dengan beragam program studi, fasilitas memadai, serta komitmen mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing dan berintegritas.
Kisah Muhammad Arifin Lase dan Ikhda Hasnita Winda Sari menjadi pesan moral bagi generasi muda:
bahwa tidak ada kata ragu untuk melanjutkan pendidikan, dan kuliah di Universitas Medan Area adalah langkah nyata menuju masa depan yang lebih baik.
Bagi anak muda yang masih bimbang, kisah ini membuktikan bahwa kuliah itu mungkin, kuliah itu penting, dan UMA adalah tempat untuk memulainya.
