Subulussalam | Suaraakademis.com – Menteri Koordinator Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendorong Pemerintah Kota Subulussalam untuk memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengembangan swasembada pangan berbasis karbohidrat dan protein.
Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan dalam kunjungan kerjanya ke Kota Subulussalam, Aceh, pada Kamis (8/1/2026). Dalam kesempatan itu, Menko Pangan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kemandirian pangan sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.
Dalam pidato singkatnya, Zulkifli Hasan menyatakan komitmennya bersama Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Perdagangan untuk menindaklanjuti usulan dari Wali Kota Subulussalam dan Bupati Aceh Singkil.
Saya bersama Pak Menteri Kelautan dan Menteri Perdagangan akan sungguh-sungguh menindaklanjuti usulan Wali Kota dan Bupati Singkil. Singkil memiliki peluang besar, wisatanya bagus, hanya saja belum berkembang maksimal, termasuk persoalan bandara yang belum bisa didarati secara optimal,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia juga berharap dukungan dan pertolongan dari Allah SWT agar pemerintah dapat lebih kuat dalam memajukan Subulussalam dan Aceh Singkil ke depan.
Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan hadir bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Dr. Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Perdagangan Dr. Budi Santoso. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Wali Kota Subulussalam H. M. Rasit Bancin, unsur Forkopimda Subulussalam dan Aceh Singkil, tokoh masyarakat, serta para ulama setempat.
Zulkifli Hasan juga mengungkapkan kendala akses transportasi udara menuju Aceh Singkil
Saya membawa pesawat, tapi tidak bisa mendarat di Singkil. Dari catatan panjang landasan 1.800 meter, yang bisa dipakai hanya sekitar 900 meter, sehingga kami terpaksa menggunakan helikopter. Jika hujan, kami juga tidak bisa terbang kembali,” ungkapnya.
Mengakhiri pidatonya, Menko Pangan menyampaikan permohonan maaf sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyambut rombongan dengan hangat.
“Terima kasih kepada Dandim 0118 Subulussalam, Kapolres Subulussalam, Kajari, Wakil Bupati, tokoh adat, tokoh masyarakat, alim ulama, serta para pemuda. Kami sangat senang dan terhibur dengan kesenian tradisional Tari Dampeng yang ditampilkan dengan sangat meriah,” tutup Zulkifli Hasan.
Penulis: M. Nawi Ginting
