Suaraakademis.com||Binjai – Kepedulian terhadap korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus mengalir. Ketua Yayasan DEKAP Indonesia, Rizal Arsyad Dini, melakukan kunjungan ke Kantor DEKAP Kota Binjai dalam rangka menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir.
Dalam kunjungan tersebut, Rizal Arsyad Dini hadir bersama rombongan relawan dengan membawa berbagai bantuan logistik serta tim kesehatan lengkap dengan mobil ambulans. Bantuan ini akan segera disalurkan ke lokasi terdampak banjir di Aceh Tamiang guna meringankan beban warga yang hingga kini masih mengalami kekurangan akibat bencana alam tersebut.
Ketua Yayasan DEKAP Indonesia, Rizal Arsyad Dini, menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh tim akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami dan seluruh tim berusaha sebaik mungkin untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan akibat musibah banjir. Kami berharap Aceh Tamiang segera pulih, masyarakat dapat kembali beraktivitas, dan anak-anak bisa melanjutkan sekolah seperti biasa,” ujar Rizal Arsyad Dini.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran tim kesehatan dan ambulans diharapkan dapat membantu warga yang membutuhkan penanganan medis, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
Sementara itu, Irpan Efendi, selaku Ketua DEKAP Kota Binjai, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan serta kepedulian Ketua Umum DEKAP Indonesia beserta rombongan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan DEKAP Indonesia yang telah berkunjung ke kantor kami. Semoga Ketua dan seluruh tim senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ke Aceh Tamiang,” ungkap Irpan Efendi.
DEKAP Indonesia sendiri berkantor pusat di Dusun 1, Penggung, Boyolali, Boyolali Regency, Jawa Tengah 57316. Melalui kegiatan ini, DEKAP Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga kemanusiaan yang aktif hadir di tengah masyarakat, terutama saat bencana melanda.
Aksi solidaritas ini diharapkan dapat menjadi semangat bersama untuk saling membantu dan memperkuat nilai kemanusiaan, sehingga masyarakat Aceh Tamiang dapat bangkit dan menata kembali kehidupan pascabanjir.
