Suaraakademis.com | Buntu Bedimbar – MTQ merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya, kegiatan ini dilaksanakan di halaman kantor desa buntu bedimbar. Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk mewujudkan generasi yang mengamalkan al quran, sesuai dengan tema MTQ tingkat desa buntu bedimbar yaitu “Mewujudkan Generasi Qur’ani Untuk Perubahan Yang Lebih Baik dan Berakhlak Mulia”.
Turut hadir pada kegiatan MTQ tingkat Desa buntu bedimbar yaitu Camat tanjung morawa Gontar Syahputra Panjaitan, SSTP., MM., yang diwakilkan oleh Pendi Pulungan, S.Sos., (Kasubbag Pelayanan Umum), kepada desa buntu bedimbar musmulyadi beserta perangkat dan staf, seluruh kepala dusun se-desa buntu bedimbar, ketua BPD Budi Setiawan beserta jajarannya, Babinsa Serda Denny Hariandy, tokoh agama, tokoh masyarakat, seluruh anak-anak peserta lomba beserta orang tua.

Rangkaian acara pertama yaitu lantunan ayat suci alquran yang dibacakan oleh Ikhsan Al Ayuby, S.Pd berlangsung dengan khidmat.
Dilanjutkan pembacaan laporan kegiatan oleh ketua panitia Dedi Wahyudi mengatakan,”Saya mengucapkan terima kepada semua yang sudah membatu dari awal hingga terlaksananya kegiatan MTQ ke-8 tingkat desa buntu bedimbar ini dan mengucapkan terima kepada seluruh peserta yang mengikuti lomba beserta orang tua yang sudah mengajak anak-anaknya mengikuti perlombaan.

Masih kata Ketua panitia, kategori yang diperlombakan yaitu,
1.Tartil tingkat anak-anak/dewasa maksimal usia 15 tahun putra/putri dan ibu-ibu sudah menikah.
2.Hafalan surat pendek tingkat anak-anak putra/putri maksimal usia 12 tahun.
3.Azan subuh anak-anak maksimal usia 12 tahun dan remaja maksimal usia 17 tahun.
4.Mujawad anak-anak putra/putri maksimal usia 15 tahun dan remaja putra/putri maksimal usia 25 tahun
5.Solo religi (nuansa islami) terbuka untuk umum.
Dilanjutkan dengan kata sambutan oleh ketua LPTQ Desa buntu bedimbar yang diwakilkan oleh sekretaris Sutris (kepala dusun III) menyampaikan “Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ini insyaallah akan diadakan setiap tahun dilaksanakan untuk meningkatkan pengamalan dan memahami al-qur’an, semakin kita mendalami al-qur’an semakin kita yakin dengan al-qur’an”.

“Al-qur’an mengandung nilai-nilai keimanan, kita jadikan al quran sebagai rujukan karakter dalam menghadapi segala ujian, namun jangan lupa kita meminta kepada Allah agar masyarakat desa buntu bedimbar bisa menjadi insan lebih baik untuk kedepannya”
“Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat desa buntu bedimbar dan lebih mencintai al-qur’an sehingga menjadi insan yang bisa mengamalkan dan memahami al- qur’an dengan baik dan tahun depan insyaallah kegiatan MTQ ini akan kita laksanakan dilapangan, supaya Masyarakat desa buntu bedimbar semua bisa mengikuti kegiatan MTQ tingkat desa buntu bedimbar ini,’ujar Sutris.

Kepala desa buntu bedimbar Musmulyadi mengatakan”Saya ucapkan selamat bertanding kepada peserta lomba, kepada yang kalah nantinya jangan patah semangat teruslah belajar semoga tahun depan bisa mendapatkan juara dan bagi yang menang jangan terlena, tetap terus belajar supaya tahun depan bisa lebih baik lagi,”cetusnya.
Dalam kesempatan ini pula Camat tanjung morawa Gontar Syahputra Panjaitan, SSTP., MM., yang diwakilkan oleh Pendi Pulungan, S.Sos., juga turut mendukung kegiatan ini dan memberikan kata sambutan sekaligus membuka kegiatan MTQ ke-8 tingkat desa buntu bedimbar.

Dalam sambutannya Pendi Pulungan, S.Sos mengatakan “Saya mengapresiasi kegiatan MTQ ke-8 tingkat desa buntu bedimbar yang terlaksana dengan sukses semoga tahun depan bisa lebih sukses lagi dan menyampaikan permintaan maaf dari camat tanjung morawa yang tidak bisa hadir dalam kegiatan ini,”pungkasnya.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Pendi Pulungan, S.Sos didampingi kepala desa, seluruh kepala dusun, Babinsa, tokoh masyarakat dan tokoh agama membuka kegiatan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-8 tinggal desa buntu bedimbar, ditandai dengan pemukulan beduq yang sudah disediakan oleh panitia.
Untuk mengambil berkah dari acara pembukaan MTQ ke-8 tingkat desa buntu bedimbar tahun 2025 tersebut diakhir kegiatan diadakan doa bersama yang dibawakan oleh ustadz Kholid yang diaminkan oleh seluruh masyarakat yang hadir.
(Joni s)
