Mengaku Wartawan, Guru P3K SMKN 1 Alasa Talu Muzoi Beberkan Dugaan Pelecehan Seksual Siswinya Sendiri
Suaraakademis.Com.| Nias Utara _ Salah Seorang oknum guru P3K berinisial YZ mengaku wartawan, lalu beberkan dugaan pelecehan seksual siswinya sendiri melalui rilis berita yang hendak disajikan ke publik.
Memastikan informasi tersebut, beberapa awak media mendatangi Sekolah SMKN 1 Alasa Talu Muzoi, Rabu (12/2/2026).
Setiba disekolah, awak media bertemu langsung dengan Imrani Zebua, Pembantu Kepala Sekolah Kesiswaan.
Dihadapan awak media, Imrani Zebua menjelaskan bahwa isu yang beredar mengenai dugaan pelecehan seksual yang terjadi pada salah seorang siswinya ketika sedang mengikuti kegiatan Praktek Kerja Industri (Prakerin) di Kantor Camat pada Bulan Juli – Desember 2025, tidak bisa memvonis apakah itu benar atau tidak, namun sebagai guru; kami sudah berkoordinasi dengan pihak orang tua terduga korban pelecehan, dan juga kepada pihak kantor Camat Alasa.

Foto: wartawan dan wakil kepala sekolah SMK 1 Negeri Talu Mozei
Dalam rilisan oknum guru P3K YZ dan ngaku wartawan menuliskan dalam pesan whatsapp.
Terkait Kasus ini mulai terungkap setelah siswi yang di duga korban pelecehan seksual sering tidak hadir sekolah dengan alasan sakit. maka, guru Bimbingan Konseling bersama Wakasek kesiswaan memanggil korban dengan cara metode menyemakati siswa untuk selalu aktif sekolah namun korban menangis dan akhirnya terbuka dan jujur mengatakan kami sebenarnya mau datang ke sekolah tapi kami merasa terbeban dan kami tidak punya harapan masa depan lagi karena kami sudah di hancurkan oleh oknum pegawai kantor camat diduga PH. dengan berbagai macam rayuan iming-iming mereka lakukan.
Sambung korban menyatakan setelah hal ini terjadi, kami merasa serba salah beritahu orang tua takut di marahi dan diberhentikan sekolah sehingga apa yang kami alami ini sangat membuat hati kami terbeban mau seperti gimana hidup kami ini. Cetus nya YZ oknum guru P3K dan mengaku wartawan , melalui pesan singkat whatsapp
(Redaksi)
