suaraakademis.com | Aceh –
TNI – AD tidak mengenal letih dan Lesu dalam berjuang Usai Bencana Darurat Banjir Bandang di Aceh Tamiang Kuala Simpang dan Kab. Bener Meriah, Kab. Aceh Tengah di Akhir Desember 2025 Rupanya Allah Maha Penguasa Langit Dan Bumi
ditahun ini Hamba Allah menerima Hadiah yang Tak Terhingga inilah yang dikatakan Laknat dari Allah, Berupa Bencana dari Allah.
Mengapa Musibah Kerap Melanda Berbagai Musibah Jadi Berita. Korban Harta Benda Tak Terhitungkan Bahkan Korban Jiwa Tak Terperikan Pertanda Apakah Ini Semua.
Apakah Musibah sekedar Cobaan, Apa Peringatan Atikah Hukuman.
Ya Azza Wazzalla Tunjukanlah Pertanda Agar Hamba Membaca, Bukanlah Mata Hamba mu Dan Jiwa Hamba2mu.
Seandainya Bencana Cuma Cobaan Mantapkanlah Iman Dan Kesadaean, Kalo Peringatan Atau Hukuman Mohon Pengampunan Dan Kesalahan Sungguh Kami Insan Yang Teraniaya.
Menurut Ustadz Zariadi, SAg. MAg Dalam Khutbah Singkatnya Di Mesjid Al – Falah Dikatakannya Penyebab terjadinya Bencana Banjir Bandang Bukanlah Karna Tuhan Secara Sistimatis’ Ini Semuanya Ulah Manusia Itu Sendiri Tuhan tetap sayang kepada Hambanya.
Jadi terjadinya Banjir Bandang Gunung hancur Sampai Mengeluarkan Matreal Batu2 Besar dan Gelondong2an Sisa Penebangan Kayu dari tangan2 Jahil dan Biang2 Perambah hutan beberapa Puluh tahun yang Lalu “Jelas Ustadz Zariadi”
Penulis
( M. Nawi Ginting )
